Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Indonesia dan Arab Saudi Perkuat Kolaborasi Pendidikan Tinggi

Dua negara sepakati perluasan kerja sama pendidikan melalui pertukaran akademik, beasiswa, dan riset bersama.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 01.37 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Indonesia dan Arab Saudi Perkuat Kolaborasi Pendidikan Tinggi
Foto: ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Pemerintah Indonesia dan Arab Saudi menandai langkah strategis dalam memperkuat hubungan kerja sama di bidang pendidikan melalui pertemuan tingkat tinggi di Jakarta. Pertemuan yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan ini melibatkan sejumlah menteri kabinet serta rektor perguruan tinggi, dengan fokus pada program konkret yang dapat segera diimplementasikan. Salah satu poin utama yang dibahas adalah penguatan kolaborasi di jenjang pendidikan tinggi melalui pertukaran mahasiswa, dosen, serta kerja sama dalam penelitian bersama.

Kerja sama juga mencakup pengembangan program gelar bersama dan bimbingan bersama antarlembaga pendidikan. Pihak Arab Saudi menegaskan komitmen untuk membuka akses beasiswa bagi pelajar Indonesia secara luas, dengan total lebih dari 1.000 kursi yang tersedia. Menurut perwakilan pemerintah Saudi, sejauh ini hanya sekitar separuh dari beasiswa tersebut yang telah dimanfaatkan, sehingga terdapat peluang besar untuk peningkatan partisipasi.

Beasiswa yang disediakan mencakup berbagai bidang studi, mulai dari sains dan teknologi hingga humaniora, menunjukkan komitmen penuh terhadap pembangunan sumber daya manusia Indonesia. Arab Saudi juga menyoroti keunggulan akademik institusi pendidikannya, dengan sekitar 15 universitas masuk dalam peringkat dunia terbaik, termasuk lima universitas yang berada dalam 100 besar dunia dan tiga hingga lima universitas yang menempati posisi 10 besar global.

Dengan dukungan dari Duta Besar Arab Saudi di Indonesia, langkah-langkah ini diharapkan menjadi fondasi bagi pertumbuhan kemitraan jangka panjang di bidang pendidikan dan pengetahuan. Fokus utama tetap pada pemanfaatan potensi akademik kedua negara untuk menciptakan generasi muda yang unggul, berdaya saing global, dan berkontribusi dalam pembangunan nasional.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya