Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Indonesia Jajaki Peluang Digital Lewat Kerja Sama Irlandia

Pemerintah memperkuat kemitraan dengan Irlandia untuk memanfaatkan potensi pasar digital senilai 300 miliar euro sebagai pintu masuk global.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 16.31 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Indonesia Jajaki Peluang Digital Lewat Kerja Sama Irlandia
Foto: CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian tengah memperluas kerja sama ekonomi dengan Irlandia, khususnya dalam sektor digital, sebagai strategi mempercepat akses pasar global bagi produk dan layanan Indonesia. Dengan posisi Irlandia sebagai salah satu pusat ekspor digital terbesar dunia—terutama ke Amerika Serikat—peluang ini dianggap krusial untuk mempercepat transformasi ekonomi digital nasional.

Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi dan Investasi menyatakan bahwa nilai ekspor digital Irlandia telah mencapai 300 miliar euro, angka yang mencerminkan kematangan ekosistem digital dan keunggulan infrastruktur teknologi di negara tersebut. Menurutnya, Indonesia dapat memanfaatkan pasar global yang sudah mapan di Irlandia sebagai jembatan untuk memperluas jangkauan produk lokal tanpa harus membangun pasar global secara mandiri dari awal.

Dalam pendekatan strategis ini, pemerintah menekankan pentingnya melihat potensi jangka panjang, bukan ukuran kapasitas saat ini. “Jangan dilihat dari ukuran sekarang, tapi dari potensi yang bisa tumbuh di masa depan,” tegas pejabat tersebut, menekankan bahwa kolaborasi ini bukan hanya untuk ekspor, tetapi juga sebagai fondasi bagi investasi langsung dari Irlandia ke Indonesia.

Pihaknya menilai bahwa komitmen bilateral telah terbangun, sehingga kemungkinan investasi digital dari Irlandia ke Indonesia tidak hanya mungkin, tetapi juga menjadi bagian dari kerja sama saling menguntungkan. Fokusnya adalah memanfaatkan keunggulan Irlandia dalam ekosistem digital sebagai pintu masuk ke pasar global, sementara Indonesia berperan sebagai penyedia layanan, produk, dan sumber daya digital yang berdaya saing.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya