Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Indonesia Perkuat Posisi di Pasar Wisata India Lewat ITB 2026

Indonesia memperluas jangkauan pariwisata ke India melalui partisipasi strategis di ITB India 2026 dengan target kunjungan 6.600 wisatawan dan potensi transaksi Rp58,45 miliar.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 11.43 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Indonesia Perkuat Posisi di Pasar Wisata India Lewat ITB 2026
Foto: ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Kementerian Pariwisata Republik Indonesia menegaskan komitmennya untuk memperkuat posisi sebagai destinasi unggulan di pasar India melalui kehadiran di Internationale Tourismus-Börse India 2026. Acara yang diselenggarakan di Jio World Convention Centre, Mumbai, pada 1–3 September 2026, menjadi ajang penting untuk memperluas jaringan bisnis dan meningkatkan eksposur destinasi nasional di kawasan Asia Selatan. Kehadiran Indonesia di forum tersebut disebut sebagai langkah krusial dalam mengeksploitasi potensi pertumbuhan pasar yang dinilai paling cepat di dunia.

Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar, Ni Made Ayu Marthini, menegaskan bahwa India menjadi prioritas utama karena meningkatnya kelas menengah, daya beli yang kuat, serta minat masyarakat terhadap wisata internasional. Melalui forum B2B, pihaknya menargetkan sebanyak 6.600 wisatawan India berkunjung ke Indonesia dengan nilai transaksi mencapai Rp58,45 miliar. Strategi ini dirancang untuk memperkuat citra Wonderful Indonesia sebagai pilihan utama bagi pelancong dari India melalui promosi yang komprehensif dan relevan dengan preferensi wisatawan.

Paviliun Wonderful Indonesia seluas 81 meter persegi menjadi pusat promosi yang dibangun kolaboratif antara Kemenpar dan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta. Di dalamnya, 15 co-exhibitor dari berbagai destinasi unggulan Indonesia, termasuk Bali, Danau Toba, Mandalika, Raja Ampat, dan Borobudur, memperkenalkan paket wisata yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar India. Produk yang ditawarkan mencakup wisata keluarga, honeymoon, MICE, wellness, hingga perjalanan luxury, menunjukkan keragaman dan keunikan destinasi nusantara.

Kehadiran Indonesia dalam acara pembukaan ITB India 2026 juga diperkuat oleh perwakilan diplomatik, termasuk Konsul Jenderal RI di Mumbai, Edy Wardoyo, yang hadir dalam Opening Ceremony & Lamp Lighting Ceremony. Ini menunjukkan sinergi antara diplomasi dan promosi pariwisata untuk memperluas jaringan kerja sama. Selain itu, Indonesia memperkenalkan program Garuda Indonesia yang mendukung konektivitas dalam negeri, mempermudah wisatawan India melanjutkan perjalanan ke berbagai destinasi di Tanah Air. Acara khusus seperti konser Andrea Bocelli di Borobudur dan Jakarta juga diperkenalkan sebagai daya tarik ekstra.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya