Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Investasi Mulai Rp1 Juta, SBN Ritel Jadi Pilihan Pemula

Masyarakat kini bisa memulai investasi dengan modal Rp1 juta melalui Surat Berharga Negara ritel yang dikelola pemerintah secara aman dan mudah diakses.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 6 September 2026, 15.25 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Investasi Mulai Rp1 Juta, SBN Ritel Jadi Pilihan Pemula
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Kementerian Keuangan menegaskan bahwa tidak perlu menunggu memiliki dana besar untuk memulai berinvestasi. Modal sebesar Rp1 juta sudah cukup untuk membeli Surat Berharga Negara (SBN) ritel, instrumen yang diterbitkan langsung oleh negara dan menawarkan tingkat keamanan tinggi. Hal ini disampaikan oleh Direktur Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan, Herman Saheruddin, dalam acara Lampung Financial Festival 2026.

Ia menekankan pentingnya memulai menabung dan berinvestasi sejak memiliki pendapatan, baik dari gaji, usaha, maupun bantuan keluarga. “Waktu terbaik untuk memulai adalah sekarang, bukan nanti,” tegas Herman, menekankan prinsip menyisihkan pendapatan secara konsisten, bukan menunggu sisa uang. Dengan pola ini, masyarakat dapat membangun kebiasaan finansial yang sehat sejak dini.

SBN ritel dipilih sebagai instrumen utama bagi pemula karena aksesnya yang terbuka dan tidak memerlukan modal besar seperti obligasi korporasi. Dengan nilai minimal pembelian Rp1 juta, masyarakat dapat memilih antara produk konvensional maupun syariah, keduanya menawarkan imbal hasil sekitar 7 persen per tahun. Pembelian dapat dilakukan secara digital melalui aplikasi mobile banking yang telah bekerja sama dengan pemerintah.

Selain berinvestasi, Herman juga menyoroti pentingnya membagi rezeki sebagai bagian dari keberhasilan finansial yang seimbang. Ia menyarankan agar masyarakat menyisihkan sebagian pendapatan untuk tabungan, investasi, dan sedekah, sebagai bentuk syukur dan tanggung jawab sosial. Dengan pendekatan ini, keuangan pribadi tidak hanya tumbuh secara materi, tetapi juga berlandaskan nilai-nilai keberlanjutan dan kepedulian.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya