Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Investasi Pupuk Urea di Vladivostok Jadi Langkah Nyata Perkuat Kerja Sama Indonesia-Rusia

Penjajakan pembangunan pabrik pupuk urea di Vladivostok menjadi tindak lanjut konkret kerja sama strategis Indonesia dan Rusia pasca pertemuan presiden.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 17.45 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Investasi Pupuk Urea di Vladivostok Jadi Langkah Nyata Perkuat Kerja Sama Indonesia-Rusia
Foto: Sindonews

Kendari, ıNarasikita - Pertemuan tingkat tinggi antara Presiden Republik Indonesia dan Presiden Federasi Rusia di Vladivostok pada Kamis, 3 September 2026, membuka ruang strategis bagi perluasan kolaborasi di sektor pertanian, energi, sumber daya mineral, pertahanan, serta investasi dan perkapalan. Salah satu hasil utama dari pertemuan tersebut adalah penjajakan investasi proyek pabrik pupuk urea di wilayah strategis tersebut, yang menandai langkah nyata dalam memperkuat kemitraan bilateral.

Dalam kesempatan itu, Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara, Rosan P. Roeslani, mengungkapkan bahwa Pupuk Indonesia telah menandatangani studi kelayakan bersama mitra Rusia untuk mengevaluasi potensi pembangunan fasilitas produksi urea di Vladivostok. Langkah ini merupakan bentuk konkret dari upaya memanfaatkan kinerja operasional perusahaan yang terus meningkat, sehingga memungkinkan ekspansi ke pasar internasional.

Rosan menegaskan bahwa efisiensi operasional yang terus diperbaiki di Pupuk Indonesia menjadi fondasi utama untuk memperluas keberadaan di luar negeri. Investasi di Vladivostok diharapkan tidak hanya memperkuat ketahanan pangan dan bahan baku nasional, tetapi juga mendukung keberlanjutan industri dalam negeri melalui keterlibatan global yang lebih intensif.

Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi, menyatakan bahwa penandatanganan nota kesepahaman studi bersama ini sejalan dengan arahan Danantara untuk memperkuat peran perusahaan dalam menjaga ketahanan nasional sekaligus memperluas jangkauan ekspor. Lokasi Vladivostok yang berhadapan langsung dengan kawasan Pasifik dipandang strategis, mengingat wilayah tersebut merupakan pasar utama bagi produk pupuk Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya