Investasi Pupuk Urea di Vladivostok Jadi Langkah Nyata Perkuat Kerja Sama Indonesia-Rusia
Penjajakan pembangunan pabrik pupuk urea di Vladivostok menjadi tindak lanjut konkret kerja sama strategis Indonesia dan Rusia pasca pertemuan presiden.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 17.45 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 5x dibuka
📷 SindonewsKendari, ıNarasikita - Pertemuan tingkat tinggi antara Presiden Republik Indonesia dan Presiden Federasi Rusia di Vladivostok pada Kamis, 3 September 2026, membuka ruang strategis bagi perluasan kolaborasi di sektor pertanian, energi, sumber daya mineral, pertahanan, serta investasi dan perkapalan. Salah satu hasil utama dari pertemuan tersebut adalah penjajakan investasi proyek pabrik pupuk urea di wilayah strategis tersebut, yang menandai langkah nyata dalam memperkuat kemitraan bilateral.
Dalam kesempatan itu, Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara, Rosan P. Roeslani, mengungkapkan bahwa Pupuk Indonesia telah menandatangani studi kelayakan bersama mitra Rusia untuk mengevaluasi potensi pembangunan fasilitas produksi urea di Vladivostok. Langkah ini merupakan bentuk konkret dari upaya memanfaatkan kinerja operasional perusahaan yang terus meningkat, sehingga memungkinkan ekspansi ke pasar internasional.
Rosan menegaskan bahwa efisiensi operasional yang terus diperbaiki di Pupuk Indonesia menjadi fondasi utama untuk memperluas keberadaan di luar negeri. Investasi di Vladivostok diharapkan tidak hanya memperkuat ketahanan pangan dan bahan baku nasional, tetapi juga mendukung keberlanjutan industri dalam negeri melalui keterlibatan global yang lebih intensif.
Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi, menyatakan bahwa penandatanganan nota kesepahaman studi bersama ini sejalan dengan arahan Danantara untuk memperkuat peran perusahaan dalam menjaga ketahanan nasional sekaligus memperluas jangkauan ekspor. Lokasi Vladivostok yang berhadapan langsung dengan kawasan Pasifik dipandang strategis, mengingat wilayah tersebut merupakan pasar utama bagi produk pupuk Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Tito Karnavian Masuk Lima Besar Menteri dengan Kinerja Terbaik
Survei IPO menempatkan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian di posisi lima besar kinerja menteri Kabinet Merah Putih, dengan 12 persen responden menilai kinerjanya baik.
25 Oktober 2026

Kumitra Jambore 2026 Dorong Integrasi UMKM Kalsel ke Pasar Nasional
Kegiatan Kumitra Jambore 2026 di Banjarmasin bertujuan memperluas akses pasar dan mengintegrasikan pelaku UMKM Kalimantan Selatan ke dalam rantai pasok nasional.
25 Oktober 2026

Penundaan Sertifikasi Halal UMKM Diperpanjang Hingga 2028
Pemerintah memperpanjang tenggat waktu sertifikasi halal bagi UMKM hingga 2028 menyusul belum tercapainya target dan berbagai kendala operasional dari pelaku usaha.
25 Oktober 2026

Gandrung Sewu 2026 Dorong Peningkatan Ekonomi Lokal
Gelaran budaya kolosal Gandrung Sewu 2026 dengan konsep malam hari berhasil tingkatkan okupansi akomodasi dan kunjungan wisatawan di Banyuwangi.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Lonjakan Pasien RS di Kalteng Akibat Kabut Asap, Kemenkes Percepat Bantuan Medis
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.29 WITA

Klaten Perluas Akses PAUD Dukung Wajar 13 Tahun
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.28 WITA

Operasi Modifikasi Cuaca Turunkan Polusi Selama Acara Besar
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

Presiden Tak Bisa Hentikan Gibran Secara Sepihak, Tegas Anggota DPR Gerindra
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

PDIP Respons Ajakan PKS Periksa Ijazah Wapres Gibran
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

Ledakan di Lapak Besi Tua, Tim Jibom Sterilisasi TKP
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

OJK Sultra Perkenalkan INFINITY Dorong Inovasi Keuangan Digital
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.25 WITA
Putin: Protes Eropa Akibat Gagalnya Kebijakan Dalam Negeri
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.24 WITA

