Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Iran Tangguhkan Serangan Balasan, Pakar Soroti Kesiapan Strategis

Analis keamanan menilai akurasi dan daya gempur Iran dalam balasan serangan AS terbukti efektif, dengan kapasitas bertahan hingga lebih dari enam bulan tanpa tanda kehabisan amunisi.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 06.42 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Iran Tangguhkan Serangan Balasan, Pakar Soroti Kesiapan Strategis
Foto: Sindonews

Kendari, ıNarasikita - Kekhawatiran serius muncul di kalangan pakar keamanan global menyusul kembali dilancarkannya serangan oleh Amerika Serikat terhadap Iran, setelah jeda konflik berlangsung selama satu bulan. Samir Puri, dosen studi perang di King’s College London, menekankan bahwa kemampuan Iran dalam menanggapi ancaman militer telah terbukti secara nyata. Ia menyoroti bahwa akurasi dan daya hantam balasan Iran tidak hanya efektif, tetapi juga berkelanjutan, bahkan setelah lebih dari enam bulan konfrontasi berlangsung secara intensif.

Puri menilai bahwa tidak ada indikasi Iran kehabisan amunisi atau kapasitas operasional. Sebaliknya, kemampuan Iran untuk terus mempertahankan dan melancarkan respons militer menunjukkan kesiapan strategis yang tinggi. Ia menyatakan bahwa tindakan AS seolah bertujuan memaksa Iran melakukan konsesi nyata, namun hal itu justru berpotensi memicu eskalasi lebih lanjut.

Dalam konteks geopolitik, dukungan yang diberikan oleh negara-negara seperti Tiongkok, Rusia, dan India dalam forum KTT Organisasi Kerja Sama Shanghai (SCO) menegaskan bahwa Iran tidak berada dalam posisi terisolasi secara internasional. Ini menambah kompleksitas bagi kebijakan strategis AS, yang menurut Puri kini tampak tidak jelas arahnya.

Pernyataan Presiden AS Donald Trump terkait penutupan masa perang selama enam bulan dinilai kontradiktif dan membingungkan. Menurut Puri, pesan itu tidak mencerminkan koherensi strategis, sehingga memperkuat spekulasi bahwa AS sedang menghadapi tantangan dalam menentukan tujuan jangka panjang dalam konflik ini.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya