Kalsel Dapat Apresiasi Pemda Berprestasi untuk Pengelolaan Sampah
Provinsi Kalimantan Selatan meraih penghargaan nasional kategori pengelolaan sampah dan lingkungan asri dari Kementerian Dalam Negeri tahun 2026.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 21.41 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Provinsi Kalimantan Selatan berhasil meraih Apresiasi Pemda Berprestasi Tahun 2026, kategori pengelolaan sampah dan lingkungan asri tingkat provinsi, dalam gelaran regional Kalimantan. Penghargaan diberikan secara langsung oleh Menteri Dalam Negeri kepada Gubernur Kalimantan Selatan, yang hadir dalam acara yang berlangsung di Balikpapan pada malam hari, 2 September 2026.
Pengakuan ini menjadi bukti nyata atas komitmen pemerintah daerah dalam menerapkan sistem pengelolaan sampah terpadu dan upaya peningkatan kualitas lingkungan hidup secara berkelanjutan. Kinerja yang dinilai mencakup tata kelola limbah, pembentukan ruang publik bersih, serta inovasi dalam menjaga kelestarian ekosistem di wilayah perkotaan dan pedesaan.
Kalimantan Tengah menduduki posisi terbaik kedua dalam kategori yang sama, menunjukkan persaingan sehat antarprovinsi dalam pengelolaan lingkungan. Penilaian dilakukan berdasarkan empat pilar utama, yakni layanan dasar seperti sanitasi, pengelolaan sampah, kesehatan, dan perumahan, yang selaras dengan prioritas nasional.
Acara tersebut diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri melalui Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) sebagai penyelenggara utama. Tujuan utama dari apresiasi ini adalah mendorong pemerintah daerah agar terus meningkatkan kualitas layanan publik dan memperkuat kinerja dalam menangani isu-isu strategis, termasuk lingkungan hidup yang berkelanjutan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Indonesia Pionir B50, Eropa dan Jepang Pelajari Skema Suksesnya
Indonesia menjadi negara pertama di dunia yang menerapkan campuran solar B50, memicu minat belajar dari Jepang hingga negara Eropa terkait implementasi dan regulasinya.
9 September 2026

48 Jam Listrik Padam, Warga Gambia Aksi Massal Tuntut Presiden Mundur
Pemadaman listrik berkepanjangan selama 48 jam di Gambia memicu unjuk rasa besar-besaran di Banjul dan daerah lain, dengan massa menuntut presiden Adama Barrow mundur, sementara pihak berwenang mengaku penyebabnya adalah lonjakan beban dan gangguan teknis.
9 September 2026

Warga Bantaran Rel Senen Diberi Hunian Sementara oleh Pemerintah
Ratusan warga eks bantaran rel Senen kini tinggal di hunian sementara yang disediakan pemerintah, menandai realisasi program relokasi dan penataan kawasan.
9 September 2026

Pemerintah Siapkan Rp17 T untuk Bansos Beras Hingga Akhir 2026
Pemerintah menyiapkan anggaran Rp17 triliun untuk penyaluran bantuan beras 30 kg per keluarga penerima hingga akhir 2026, dengan distribusi secara rutin dan terkonsentrasi.
9 September 2026
Berita Lainnya
Pemadaman Listrik Berlanjut di Kendari dan Konawe, Tertunda Hingga Malam Hari
Rabu, 9 September 2026, 11.21 WITA
ASN Tunggak Pajak Kendaraan Siap Dikenai Sanksi TPP
Rabu, 9 September 2026, 11.21 WITA
Kebiasaan Malam Sederhana Tingkatkan Kesehatan Kulit
Rabu, 9 September 2026, 11.21 WITA
Skandal Kuota Haji Rp622 Miliar Terungkap, Saksi Sebut Ada Instruksi Ketik Nama
Rabu, 9 September 2026, 11.21 WITA
Pemkot Kendari Tuntaskan Pembangunan Jembatan Wawo
Rabu, 9 September 2026, 11.20 WITA

KPK Diminta Telusuri Aliran Dana Kasus Tambang di Bombana
Rabu, 9 September 2026, 11.20 WITA

KPK Diminta Usut Tuntas Dugaan Korupsi di Tambang Nikel Kabaena
Rabu, 9 September 2026, 11.20 WITA

Abu Vulkanik Anak Krakatau Picu Iritasi Kulit, Ini Penjelasannya
Rabu, 9 September 2026, 07.45 WITA


