Kaltim Terima Penghargaan Terbaik 1 Akses Pendidikan
Provinsi Kalimantan Timur meraih predikat terbaik pertama dalam kategori akses penduduk terhadap layanan pendidikan pada Apresiasi Pemda Berprestasi Regional Kalimantan Batch II tahun 2026.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 22.41 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Provinsi Kalimantan Timur berhasil meraih penghargaan tertinggi di kategori Akses Penduduk terhadap Layanan Pendidikan dalam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Regional Kalimantan Batch II tahun 2026. Penghargaan diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto dalam acara yang berlangsung di Balikpapan, Kamis (3/9). Kemenangan ini menjadi bukti komitmen kuat pemerintah daerah dalam memastikan akses pendidikan yang merata bagi seluruh warganya.
Kategori penilaian ini menilai kinerja pemerintah daerah berdasarkan indikator inklusivitas layanan pendidikan, termasuk akses terhadap sekolah, kualitas infrastruktur pendidikan, serta keberlanjutan program pembangunan sumber daya manusia. Kaltim unggul atas kinerja strategis dalam memperluas jangkauan layanan pendidikan di wilayah terpencil dan daerah terdampak.
Pada klasifikasi yang sama, Provinsi Kalimantan Utara meraih posisi kedua sebagai peringkat terbaik dua. Keduanya dinilai atas inovasi dan koordinasi lintas sektor dalam menyelesaikan tantangan akses pendidikan. Penghargaan ini merupakan bagian dari evaluasi tahunan yang digelar Kementerian Dalam Negeri bekerja sama dengan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) sebagai penyelenggara.
Empat kategori utama dalam penilaian meliputi akses pendidikan, implementasi program 3 juta rumah, pengelolaan sampah dan lingkungan, serta akses dan kualitas layanan kesehatan. Penilaian dilakukan secara komprehensif dengan pendekatan data dan audit lapangan untuk memastikan akurasi hasil. Tujuan utama dari apresiasi ini adalah mendorong kinerja pemerintah daerah yang transparan, berkelanjutan, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Indonesia Pionir B50, Eropa dan Jepang Pelajari Skema Suksesnya
Indonesia menjadi negara pertama di dunia yang menerapkan campuran solar B50, memicu minat belajar dari Jepang hingga negara Eropa terkait implementasi dan regulasinya.
9 September 2026

48 Jam Listrik Padam, Warga Gambia Aksi Massal Tuntut Presiden Mundur
Pemadaman listrik berkepanjangan selama 48 jam di Gambia memicu unjuk rasa besar-besaran di Banjul dan daerah lain, dengan massa menuntut presiden Adama Barrow mundur, sementara pihak berwenang mengaku penyebabnya adalah lonjakan beban dan gangguan teknis.
9 September 2026

Warga Bantaran Rel Senen Diberi Hunian Sementara oleh Pemerintah
Ratusan warga eks bantaran rel Senen kini tinggal di hunian sementara yang disediakan pemerintah, menandai realisasi program relokasi dan penataan kawasan.
9 September 2026

Pemerintah Siapkan Rp17 T untuk Bansos Beras Hingga Akhir 2026
Pemerintah menyiapkan anggaran Rp17 triliun untuk penyaluran bantuan beras 30 kg per keluarga penerima hingga akhir 2026, dengan distribusi secara rutin dan terkonsentrasi.
9 September 2026
Berita Lainnya
Pemadaman Listrik Berlanjut di Kendari dan Konawe, Tertunda Hingga Malam Hari
Rabu, 9 September 2026, 11.21 WITA
ASN Tunggak Pajak Kendaraan Siap Dikenai Sanksi TPP
Rabu, 9 September 2026, 11.21 WITA
Kebiasaan Malam Sederhana Tingkatkan Kesehatan Kulit
Rabu, 9 September 2026, 11.21 WITA
Skandal Kuota Haji Rp622 Miliar Terungkap, Saksi Sebut Ada Instruksi Ketik Nama
Rabu, 9 September 2026, 11.21 WITA
Pemkot Kendari Tuntaskan Pembangunan Jembatan Wawo
Rabu, 9 September 2026, 11.20 WITA

KPK Diminta Telusuri Aliran Dana Kasus Tambang di Bombana
Rabu, 9 September 2026, 11.20 WITA

KPK Diminta Usut Tuntas Dugaan Korupsi di Tambang Nikel Kabaena
Rabu, 9 September 2026, 11.20 WITA

Abu Vulkanik Anak Krakatau Picu Iritasi Kulit, Ini Penjelasannya
Rabu, 9 September 2026, 07.45 WITA


