Kebakaran Kapal Muatan Kimia di Perairan Selayar-Timur Tewaskan Dua ABK
Kebakaran kapal bermuatan chemical dan alat berat di perairan antara Selayar dan Kabaena menewaskan dua awak kapal, sementara 11 lainnya dievakuasi dalam kondisi terpapar racun.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 1 September 2026, 23.50 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Kapal Motor Legenda Nusantara 99 mengalami kebakaran hebat di perairan antara Pulau Selayar, Sulawesi Selatan, dan Pulau Kabaena, Sulawesi Tenggara, pada pukul 01.00 WITA. Peristiwa tersebut terjadi saat kapal dalam perjalanan dari Jakarta menuju Morowali, Sulawesi Tengah, membawa 13 awak dan muatan berupa chemical serta peralatan berat. Kebakaran diduga bermula dari kebocoran cairan kimia yang menimbulkan api cepat menjalar di area muatan.
Laporan pertama diterima pada pukul 08.35 WITA oleh pihak berwenang, yang langsung menginisiasi operasi pencarian dan pertolongan. Tim Rescue Unit Siaga SAR Muna bersama potensi SAR segera diberangkatkan menggunakan speedboat milik Polair untuk menuju titik kejadian. Setibanya di lokasi, tim gabungan melakukan evakuasi terhadap seluruh awak kapal yang berada di atas kapal yang terbakar.
Sebanyak 12 awak berhasil dievakuasi dan dibawa ke Pelabuhan Tampo, tiba sekitar pukul 10.40 WITA. Mereka langsung mendapat penanganan medis di RSUD L.M. Baharuddin serta fasilitas kesehatan pelabuhan. Dalam proses tersebut, tiga orang dilaporkan mengalami kondisi serius akibat paparan bahan kimia, termasuk Yudi Bagus (22) yang bertugas di bidang minyak dan John Petro (42), yang akhirnya meninggal dunia.
Nakhoda kapal, Sahriar (42), juga dilaporkan mengalami keracunan dan memerlukan perawatan intensif. Dengan seluruh awak telah dievakuasi dan kondisi darurat selesai, operasi SAR dinyatakan ditutup. Seluruh unsur yang terlibat kembali ke kesatuannya masing-masing, sementara proses investigasi kecelakaan akan dilanjutkan secara intensif oleh pihak berwenang.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Mantan Siswa Laporkan Guru karena Dugaan Pemerkosaan Berulang
Seorang mantan siswa melaporkan guru di Sulawesi Tenggara atas dugaan pemerkosaan yang terjadi selama masa sekolah, dengan korban menyebutkan 13 kali kejadian.
9 September 2026

Kejati Sultra Periksa Aktivitas Tambang Nikel di Pulau Kecil, GERAK SULTRA Dukung Langkah Verifikasi
Gerakan Rakyat Anti Korupsi Sultra mendukung Kejati Sultra yang akan memverifikasi aktivitas pertambangan nikel di pulau-pulau kecil, termasuk area pasca tambang milik istri Gubernur.
9 September 2026

Kolaborasi Pemprov dan Kejati Sultra Percepat Pemulihan Aset dan Tata Kelola SDA
Sinergi antara Pemerintah Provinsi Sultra dan Kejati Sultra bertujuan mempercepat penertiban aset daerah dan perbaikan tata kelola sumber daya alam melalui pendekatan restoratif dan kolaboratif.
9 September 2026

Kebakaran Landa Dua Rumah di Wakontu Akibat Kompor Tak Dimatikan
Kebakaran hebat terjadi di Desa Wakontu, Muna Barat, menyebabkan dua rumah hangus karena kompor gas ditinggalkan menyala setelah memasak.
8 September 2026
Berita Lainnya

Abu Vulkanik Anak Krakatau Picu Iritasi Kulit, Ini Penjelasannya
Rabu, 9 September 2026, 07.45 WITA

Dua Masker Lebih Efektif? Ini Penjelasan Dokter Paru
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Perlindungan Anabul Saat Hujan Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Lima Langkah Tangani Paparan Abu Vulkanik Secara Aman
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

Paparan Abu Vulkanik dan Risiko Silikosis, Ini Penjelasan Ahli
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

PAG Disejajarkan Singapura sebagai Pusat LNG Asia
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Bandara Soekarno-Hatta dan Lokasi Lain Segera Beroperasi Kembali
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Indonesia Pionir B50, Eropa dan Jepang Pelajari Skema Suksesnya
Rabu, 9 September 2026, 07.36 WITA


