Kejagung Ungkap Modus Ekspor Ilegal Nikel PT CNI di Sultra
Kejagung mengungkap praktik ekspor nikel ilegal PT CNI di Sulawesi Tenggara melalui manipulasi kadar dan dokumen, menyebabkan kerugian negara Rp401,6 miliar.
Redaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 20.20 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 6x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Kejaksaan Agung mengungkap adanya dugaan pelanggaran serius dalam tata kelola pertambangan nikel di Sulawesi Tenggara periode 2017 hingga 2020, khususnya terkait aktivitas PT Ceria Nugraha Indotama (PT CNI). Dalam konferensi pers, Dirdik Jampidsus Saiful Bahri Siregar menjelaskan bahwa perusahaan tersebut melakukan ekspor logam strategis tanpa memiliki Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB), padahal telah memiliki Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi (IUP OP).
Praktik yang diduga dilakukan mencakup pengaturan kadar nikel secara tidak sah. Menurut penyidik, PT CNI bersama aparatur negara diduga memanipulasi hasil uji laboratorium agar kadar nikel berada di bawah ambang batas 1,7 persen—sehingga memenuhi syarat ekspor yang seharusnya lebih tinggi. Tujuan manipulasi ini adalah untuk memperoleh izin ekspor meskipun kualitas bijih tidak memenuhi standar.
Dalam proses penyidikan, telah dilakukan pemeriksaan terhadap 116 saksi dan tiga ahli, serta penyitaan 143 dokumen pendukung. Penggeledahan juga dilakukan di sejumlah lokasi, termasuk di Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, dan DKI Jakarta. Hasil audit BPK menunjukkan kerugian keuangan negara mencapai Rp401.653.737.469,69 akibat praktik ekspor yang tidak sesuai peraturan.
Penyidik kini tengah menyusun konstruksi perkara secara komprehensif, termasuk pengumpulan bukti-bukti pendukung untuk menentukan pihak-pihak yang dapat dipertanggungjawabkan secara pidana. Sebelumnya, uang sejumlah Rp401 miliar telah diserahkan secara sukarela dan kini disimpan dalam Rekening Pemerintah Lainnya (RPL) atas nama Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus di Bank Mandiri.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait
Kendari Ungguli Daerah Lain dalam Literasi Keuangan Anak
Kota Kendari dinobatkan sebagai kota terbaik dalam implementasi program KEJAR, menunjukkan keberhasilan dalam membangun literasi keuangan sejak usia dini melalui pendekatan berkelanjutan dan kolaboratif.
25 Oktober 2026
BPBD Sultra Siagakan 24 Jam Hadapi Bencana Musim Hujan
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sulawesi Tenggara siaga penuh selama musim hujan, siapkan mobil tangki dan layanan darurat 112 untuk respon cepat bencana.
25 Oktober 2026
Kapolresta Kendari Perkuat Kerukunan Melalui Kerja Sama dengan FKUB
Kapolresta Kendari bersinergi dengan FKUB untuk meningkatkan kerukunan umat beragama dan keamanan publik melalui dialog rutin dan program pencegahan konflik.
25 Oktober 2026

Polda Sultra Gelar Minggu Kasih di Galilea Baruga, Tekankan Sinergi dan Pencegahan Narkoba
Polda Sultra gelar Minggu Kasih di Gereja Galilea Baruga, fokus pada penguatan sinergi kepolisian-masyarakat dan imbauan pencegahan narkoba.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pembantaian Massal Warga Tionghoa di Batavia 1740
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.30 WITA

Kim Jong Un Kunjungi China Lewat Jembatan Baru Yalu
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.29 WITA

Pencabutan Izin Tambang Emas di Papua Tengah Ditetapkan
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.28 WITA

BMKG Lakukan Modifikasi Cuaca di Jakarta untuk Kurangi Polusi
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.28 WITA

Pengawal Energi Buka Pendaftaran untuk Lulusan Muda
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.26 WITA

Target PNBP ESDM 2026 Naik Jadi Rp165 Triliun
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.26 WITA

Jasa Marga Jalankan Preservasi Berkala Jalan Tol
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.25 WITA

Prabowo Bahas Pendidikan Kepemimpinan di Hambalang
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.25 WITA

