Kejari Bombana Perkuat Penegakan Hukum dengan Pendekatan Modern
Jaksa di Bombana terus mengakselerasi transformasi penegakan hukum melalui digitalisasi dan peningkatan kapasitas SDM.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 11.20 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Bombana kini tengah menjalankan transformasi signifikan dalam operasional penegakan hukum. Langkah ini dilandasi komitmen untuk memperkuat kualitas layanan hukum melalui pendekatan modern yang berbasis teknologi informasi. Pemimpin kejaksaan setempat, Mohtar Arifin, menjadi motor utama perubahan ini dengan mendorong digitalisasi proses administrasi dan pengelolaan perkara.
Dalam beberapa bulan terakhir, sejumlah sistem pendukung keputusan telah diterapkan, termasuk pelaporan perkara secara daring dan pelacakan perkembangan kasus secara real-time. Inisiatif ini bertujuan mempercepat penyelesaian perkara sekaligus meningkatkan transparansi. Mohtar Arifin menekankan bahwa modernisasi bukan sekadar peralihan teknologi, tetapi perubahan budaya kerja yang mengutamakan akuntabilitas dan efisiensi.
Peningkatan kapasitas sumber daya manusia juga menjadi fokus utama. Seluruh pegawai Kejari Bombana telah menjalani pelatihan rutin dalam bidang hukum digital, manajemen risiko, dan etika profesi. Dengan pendekatan ini, diharapkan tim jaksa mampu menjaga kualitas penegakan hukum yang konsisten, bahkan dalam kasus-kasus kompleks.
Tujuan akhir dari transformasi ini adalah menciptakan sistem kejaksaan yang responsif, akuntabel, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat modern. Mohtar Arifin menegaskan bahwa perubahan bukan hanya soal teknologi, tetapi juga soal komitmen kolektif untuk membangun kepercayaan publik terhadap institusi hukum.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Mantan Siswa Laporkan Guru karena Dugaan Pemerkosaan Berulang
Seorang mantan siswa melaporkan guru di Sulawesi Tenggara atas dugaan pemerkosaan yang terjadi selama masa sekolah, dengan korban menyebutkan 13 kali kejadian.
9 September 2026

Kejati Sultra Periksa Aktivitas Tambang Nikel di Pulau Kecil, GERAK SULTRA Dukung Langkah Verifikasi
Gerakan Rakyat Anti Korupsi Sultra mendukung Kejati Sultra yang akan memverifikasi aktivitas pertambangan nikel di pulau-pulau kecil, termasuk area pasca tambang milik istri Gubernur.
9 September 2026

Kolaborasi Pemprov dan Kejati Sultra Percepat Pemulihan Aset dan Tata Kelola SDA
Sinergi antara Pemerintah Provinsi Sultra dan Kejati Sultra bertujuan mempercepat penertiban aset daerah dan perbaikan tata kelola sumber daya alam melalui pendekatan restoratif dan kolaboratif.
9 September 2026

Kebakaran Landa Dua Rumah di Wakontu Akibat Kompor Tak Dimatikan
Kebakaran hebat terjadi di Desa Wakontu, Muna Barat, menyebabkan dua rumah hangus karena kompor gas ditinggalkan menyala setelah memasak.
8 September 2026
Berita Lainnya

Abu Vulkanik Anak Krakatau Picu Iritasi Kulit, Ini Penjelasannya
Rabu, 9 September 2026, 07.45 WITA

Dua Masker Lebih Efektif? Ini Penjelasan Dokter Paru
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Perlindungan Anabul Saat Hujan Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Lima Langkah Tangani Paparan Abu Vulkanik Secara Aman
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

Paparan Abu Vulkanik dan Risiko Silikosis, Ini Penjelasan Ahli
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

PAG Disejajarkan Singapura sebagai Pusat LNG Asia
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Bandara Soekarno-Hatta dan Lokasi Lain Segera Beroperasi Kembali
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Indonesia Pionir B50, Eropa dan Jepang Pelajari Skema Suksesnya
Rabu, 9 September 2026, 07.36 WITA


