Kejati NTB Evaluasi Kinerja Kejari Mataram soal Kasus Korupsi
Kepala Kejaksaan Tinggi NTB meminta evaluasi menyeluruh terhadap penanganan kasus korupsi oleh Kejari Mataram yang hanya menangani satu perkara hingga Agustus 2026.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 16.41 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Kepala Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Barat menyampaikan kekhawatiran terhadap rendahnya jumlah kasus korupsi yang ditangani Kejaksaan Negeri Mataram hingga bulan Agustus 2026. Dalam pernyataan resmi di Mataram, ia menyatakan bahwa hanya satu kasus korupsi yang telah diproses, menimbulkan pertanyaan mengenai efektivitas penegakan hukum di wilayah hukum yang mencakup Kota Mataram, Lombok Barat, dan Lombok Utara.
Evaluasi ini dilakukan sebagai respons terhadap data internal yang menunjukkan ketimpangan jumlah penanganan kasus dibandingkan dengan wilayah lain di NTB. Kejari Lombok Tengah, yang memiliki cakupan wilayah lebih sempit, justru telah menangani empat kasus korupsi dalam periode yang sama. Kondisi ini menurutnya perlu ditinjau ulang secara menyeluruh, baik dari sisi ketersediaan bukti maupun kinerja tim penegak hukum.
Wahyudi menegaskan bahwa evaluasi bukan sekadar penilaian kinerja, tetapi juga bentuk respons terhadap kewajiban institusi dalam menjaga integritas sistem hukum. Ia menyampaikan bahwa penanganan satu kasus saja tidak mencerminkan optimalisasi peran Kejari Mataram, dan menekankan pentingnya penanganan perkara yang memang memenuhi unsur tindak pidana.
Dalam konteks yang lebih luas, sepanjang tahun 2026, keseluruhan jajaran kejaksaan di NTB telah menangani 24 kasus dugaan korupsi, dengan 23 di antaranya telah memasuki tahap penyidikan. Enam kasus ditangani langsung oleh Bidang Tindak Pidana Khusus Kejati NTB, sementara upaya penyelamatan keuangan negara mencapai Rp12,4 miliar dari hasil penanganan perkara tersebut.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Empat Lukisan Renoir Raib dari Museum di Prancis
Empat karya seni Renoir hilang dari museum di Cagnes-sur-Mer, dua di antaranya telah ditemukan kembali dalam penyelidikan yang masih berlangsung.
9 September 2026

Warga Saudi Jadi Korban Penusukan di Mayfair, Polisi Tangkap Pelaku
Seorang warga asing asal Arab Saudi mengalami penusukan di Mayfair, London, dalam insiden percobaan perampokan yang tidak mengancam jiwa.
9 September 2026

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Dua pengendara mobil listrik terlibat baku hantam di SPKLU Samanea, Tangerang, setelah salah satu pihak menolak prosedur antrean digital dan mengklaim telah datang lebih dahulu.
8 September 2026

OJK Perkuat Pengawasan Asuransi Ilegal, Dorong Ekosistem Keuangan Syariah
OJK menegaskan penegakan hukum di sektor asuransi ilegal dan percepatan transformasi keuangan syariah melalui pemisahan unit, ekosistem daerah, serta program edukasi nasional hingga Agustus 2026.
8 September 2026
Berita Lainnya

Abu Vulkanik Anak Krakatau Picu Iritasi Kulit, Ini Penjelasannya
Rabu, 9 September 2026, 07.45 WITA

Dua Masker Lebih Efektif? Ini Penjelasan Dokter Paru
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Perlindungan Anabul Saat Hujan Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Lima Langkah Tangani Paparan Abu Vulkanik Secara Aman
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

Paparan Abu Vulkanik dan Risiko Silikosis, Ini Penjelasan Ahli
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

PAG Disejajarkan Singapura sebagai Pusat LNG Asia
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Bandara Soekarno-Hatta dan Lokasi Lain Segera Beroperasi Kembali
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Indonesia Pionir B50, Eropa dan Jepang Pelajari Skema Suksesnya
Rabu, 9 September 2026, 07.36 WITA


