Kejati Sultra Gelar Pangan Murah di Lokasi Strategis Kendari
Kejati Sultra gelar Gerakan Pangan Murah selama dua hari di eks MTQ Kendari, menawarkan sembako dengan harga terjangkau sebagai bagian dari peringatan hari lahir kejaksaan.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 8 September 2026, 19.20 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara menyelenggarakan Gerakan Pangan Murah sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam menjamin akses terhadap kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026, sekaligus menunjukkan komitmen institusi dalam mendukung stabilitas pangan di wilayah setempat.
Pelaksanaan dilakukan di lokasi strategis, yakni eks MTQ Kota Kendari, tepat di depan kantor wali kota, Jalan Drs H. Abdullah Silondae, Kecamatan Mandonga. Kegiatan berlangsung selama dua hari, 11–12 September 2026, dengan jam operasional pukul 09.00 hingga 12.00 WITA. Penyelenggaraan ini melibatkan kolaborasi dengan Perum Bulog Wilayah Sulawesi Tenggara dan PT Midi Utama Indonesia Tbk Cabang Kendari untuk memastikan pasokan dan kualitas produk.
Produk yang disediakan mencakup beras SPHP, gula pasir putih kemasan 1 kilogram, Minyakita, dan telur. Semua barang dipasarkan dengan harga yang lebih rendah dari pasar biasa, guna membantu mengurangi beban ekonomi rumah tangga di tengah fluktuasi harga komoditas. Tema yang diusung, “Sinergi untuk Ketersediaan Pangan & Kesejahteraan Masyarakat,” mencerminkan pendekatan kolektif dalam menjawab tantangan pangan di tingkat lokal.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Kendari, Abdul Rauf, menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya sekadar distribusi, tetapi juga bagian dari upaya menjaga keterjangkauan harga dan memperkuat ketahanan pangan. Ia menekankan prinsip tiga aspek utama dalam pelaksanaannya: harga terjangkau, kualitas terjamin, dan akses bagi seluruh lapisan masyarakat. Semangat “Kebaikan Pangan, Kebaikan untuk Semua” menjadi pedoman utama dalam penyelenggaraan program ini.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Kebakaran Landa Dua Rumah di Wakontu Akibat Kompor Tak Dimatikan
Kebakaran hebat terjadi di Desa Wakontu, Muna Barat, menyebabkan dua rumah hangus karena kompor gas ditinggalkan menyala setelah memasak.
8 September 2026

Kejati Sultra Periksa Aktivitas Tambang di Pulau Pulau
Kejati Sultra menyatakan akan memverifikasi laporan aktivitas tambang nikel di Pulau Pulau, termasuk Pulau Wowoni, sebelum menentukan langkah hukum.
8 September 2026

Pencegahan Kerusakan Smartphone Akibat Abu Vulkanik
Pengguna perangkat elektronik diminta segera membersihkan smartphone setelah terpapar abu vulkanik untuk mencegah kerusakan permanen akibat partikel tajam dan risiko korsleting.
8 September 2026

Rektor Lantik 16 Pejabat Fungsional di UIN Kendari
Rektor Universitas Islam Negeri Kendari melantik 16 pejabat fungsional dengan tujuan memperkuat tata kelola dan pelayanan akademik di lingkungan kampus.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA


