Kemendikdasmen Dapat Tambahan Anggaran Rp28 Triliun untuk Peralihan Status Guru PPPK
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menerima tambahan anggaran Rp28 triliun pada 2027, mendukung peralihan guru PPPK paruh waktu menjadi penuh waktu tanpa tes.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 22 September 2026, 17.47 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah resmi menyerap tambahan dana sebesar Rp28 triliun untuk Tahun Anggaran 2027, yang menaikkan total pagu anggaran dari Rp61,10 triliun menjadi Rp89,10 triliun. Keputusan ini diambil setelah Panja Belanja Pemerintah Pusat Badan Anggaran DPR RI memutuskan alokasi tambahan pada 15 September 2026. Penambahan ini menjadi fondasi penting dalam implementasi kebijakan peralihan status pegawai guru PPPK paruh waktu menjadi penuh waktu.
Sebagian besar dana tambahan dialokasikan untuk program revitalisasi satuan pendidikan, yang kembali ditingkatkan dari Rp9,28 triliun menjadi Rp14,28 triliun. Penyesuaian ini memastikan kelancaran perbaikan infrastruktur dan fasilitas pendidikan di berbagai daerah. Selain itu, anggaran sebesar Rp23 triliun disiapkan khusus untuk menanggung beban gaji dan tunjangan bagi guru yang beralih status dari paruh waktu ke penuh waktu, menjamin kesejahteraan dan keberlanjutan kinerja mereka.
Terkait mekanisme peralihan, Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Nunuk Suryani, menegaskan bahwa proses tersebut tidak melibatkan ujian atau seleksi ulang. Keputusan ini berdasarkan kesepakatan dengan DPR RI pada 18 Agustus 2026, yang menyatakan bahwa peralihan status merupakan bentuk kelanjutan dari proses seleksi yang telah dilalui sebelumnya. Karena seluruh guru PPPK paruh waktu telah menjalani seleksi resmi pada tahun sebelumnya, mereka dianggap memenuhi kualifikasi tanpa perlu mengulang proses tes.
Peralihan status ini direncanakan mulai berlaku secara efektif sejak Januari 2027. Dengan hal ini, pemerintah menekankan pentingnya persiapan administratif dan dokumen oleh seluruh guru yang saat ini berstatus paruh waktu. Tujuan utamanya adalah menjamin kelancaran transisi tanpa gangguan operasional di satuan pendidikan, sekaligus meningkatkan kualitas layanan pendidikan melalui peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa Akuntansi Pelajari Dunia Pasar Modal Secara Langsung
Kunjungan mahasiswa Universitas Pelita Bangsa ke kantor MNC Sekuritas di Jakarta bertujuan memperdalam pemahaman tentang industri pasar modal melalui edukasi langsung dan pengalaman lapangan.
22 September 2026

Utang BLBI Rp218,3 Triliun Dibayar Tuntas di Masa Prabowo
Pemerintah menyelesaikan pembayaran utang obligasi BLBI senilai Rp218,3 triliun kepada Bank Indonesia, menandai penutupan sejarah kewajiban akibat krisis 1997–1998.
22 September 2026

Prabowo Panggil Djaka Budi Utama ke Istana, Fokus Bahas Kebijakan Bea Cukai
Presiden Prabowo Subianto memanggil Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama ke Istana, menandai perhatian khusus terhadap pengelolaan kebijakan cukai dan pungutan negara.
22 September 2026

Pelunasan Utang BLBI ke BI Tidak Hentikan Penagihan Obligor
Pelunasan utang BLBI senilai Rp218,3 triliun ke BI oleh pemerintah tidak menghapus kewajiban para obligor untuk membayar piutang negara yang masih tertunda.
22 September 2026
Berita Lainnya

DPR Sahkan UU Reforma Agraria, Tuntutan Keadilan Tanah Terus Bergulir
Selasa, 22 September 2026, 17.54 WITA

Penembakan di Sekolah Turki Tewaskan 5 Pelajar
Selasa, 22 September 2026, 17.54 WITA

Arab Kecam Kunjungan Netanyahu ke Terowongan Al-Aqsa
Selasa, 22 September 2026, 17.54 WITA

DPR Gelar Uji Kelayakan 25 Calon Duta Besar RI
Selasa, 22 September 2026, 17.53 WITA

Pezeshkian Janjikan Perlawanan Tegas di PBB
Selasa, 22 September 2026, 17.53 WITA

Gus Yaqut Marah di Rapat soal Dugaan Penyelewengan Dana Haji
Selasa, 22 September 2026, 17.53 WITA

Bupati Bolmut Ditetapkan Tersangka Usai OTT KPK
Selasa, 22 September 2026, 17.52 WITA

Abdon Kisamdu Diamankan Saat Akan Beli Senjata Api
Selasa, 22 September 2026, 17.52 WITA

