Selasa, 29 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Kemenhub Tekankan Tindakan Segera Atas Pengangkatan Bangkai KM Virgo

Kemenhub dan KSOP Banjarmasin mempertegas teguran kepada asuransi P&I dan pemilik kapal terkait keterlambatan operasi pengangkatan bangkai KM Virgo yang masih menghambat pencarian 64 korban hilang.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 29 September 2026, 15.29 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kemenhub Tekankan Tindakan Segera Atas Pengangkatan Bangkai KM Virgo📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Kementerian Perhubungan kembali menekankan urgensi penyelesaian proses pengangkatan bangkai KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa, setelah berbulan-bulan operasi penyelamatan korban belum juga menyelesaikan aspek teknis penanganan sisa kapal. Surat teguran keras telah dikirimkan kepada lembaga asuransi internasional Protection and Indemnity (P&I), sebagai pihak yang bertanggung jawab atas penunjukan perusahaan pelaksana operasi salvage. Pihak KSOP Kelas I Banjarmasin juga telah memberikan peringatan kedua kepada pemilik kapal agar segera melaksanakan tindakan penanganan bangkai.

Kepala KSOP Banjarmasin, Heri Purwanto, menyampaikan bahwa keberlanjutan pencarian 64 korban yang belum ditemukan sangat tergantung pada kelancaran proses pengangkatan bangkai. Ia menegaskan bahwa tim SAR gabungan dan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut telah mendorong pemilik kapal untuk segera menginisiasi operasi, termasuk menunjuk perusahaan yang kompeten. Namun, hingga saat ini, penentuan perusahaan pelaksana masih terhambat karena proses evaluasi oleh pihak asuransi P&I.

Heri mengungkapkan bahwa dua perusahaan besar telah diusulkan untuk ditunjuk, namun identitasnya belum dipastikan. Ia menyebut penunjukan rencananya akan selesai pada hari Rabu, setelah itu proses administrasi dan logistik harus segera berjalan. Tujuan utama adalah memastikan seluruh kebutuhan teknis dan tim operasional sudah berada di lokasi kapal dalam waktu kurang dari satu minggu sejak keputusan final. Ia menyampaikan harapan agar semua tahapan bisa selesai secara optimal, demi kelancaran pencarian korban yang masih hilang.

Hingga hari ke-16 operasi SAR, Basarnas telah mengonfirmasi 179 korban ditemukan dari total 243 orang yang tercatat dalam manifes. Dari jumlah tersebut, 108 orang ditemukan dalam kondisi selamat, sedangkan 71 lainnya meninggal dunia. Sisa 64 korban masih dalam proses pencarian, terakhir dilaporkan pada pukul 22.00 WITA, Senin (28/9). Penyelesaian masalah bangkai kapal menjadi kunci dalam memperluas ruang pencarian dan memastikan tidak ada korban yang terlewatkan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya