Kementerian PKP Siapkan Tiga Tower Rusun Prioritas 2027
Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman menyiapkan pembangunan tiga tower rusun prioritas pada 2027 dengan alokasi anggaran Rp127,6 miliar melalui mekanisme pengusulan melalui SIBARU.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 18.42 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) telah menyiapkan rencana pembangunan tiga tower rumah susun prioritas pada tahun depan, 2027. Alokasi dana untuk proyek tersebut sebesar Rp127,6 miliar, berasal dari pagu anggaran tahun depan yang mencapai Rp11,77 triliun. Anggaran ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memenuhi kebutuhan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah di kawasan perkotaan.
Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan, Sri Haryati, menyatakan bahwa jumlah tower yang direncanakan saat ini terbatas karena keterbatasan anggaran. Meski demikian, pihaknya telah mengusulkan penambahan kapasitas pembangunan untuk mendukung kebutuhan yang lebih besar. Proses pengusulan dilakukan melalui Sistem Informasi Bantuan Perumahan (SIBARU), dengan mempertimbangkan kesiapan daerah dan kriteria kelayakan sebelum disetujui.
Pembangunan rusun ini tidak hanya mencakup hunian untuk masyarakat berpenghasilan rendah, tetapi juga mempertimbangkan kebutuhan khusus seperti rusun untuk instansi pemerintah dan potensi pengembangan rusun keagamaan. Langkah ini sejalan dengan arahan Menteri PKP yang menekankan pentingnya hunian vertikal sebagai solusi atas keterbatasan lahan di wilayah perkotaan.
Dengan konsep hunian vertikal, pemanfaatan lahan menjadi lebih efisien, memungkinkan lebih banyak keluarga tinggal dekat pusat aktivitas ekonomi, layanan publik, dan jaringan transportasi. Hal ini diharapkan dapat menurunkan biaya transportasi serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat. BP Tapera menilai rusun sebagai salah satu cara paling efektif untuk menekan backlog perumahan, yaitu selisih antara kebutuhan rumah dan ketersediaan hunian layak.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Pemerintah pusat siapkan skema pinjaman infrastruktur melalui PT SMI, dengan pembayaran dilakukan dari dana bagi hasil yang diterima daerah.
8 September 2026

SMGR Perkuat Ekspansi Pasar Lewat Proyek Strategis dan Reformasi Bisnis
Laba bersih Semen Indonesia tumbuh 445% pada semester pertama 2026, didorong proyek pemerintah, penataan anak usaha, dan pemulihan merek Kujang.
8 September 2026

Jepang Dorong Investasi di Kawasan Rebana, Fokus pada Ekonomi Hijau dan Infrastruktur
Pemerintah bersama JICA gelar seminar untuk memperkuat kemitraan publik-swasta dan menarik investasi di Kawasan Rebana, Jawa Barat, dengan fokus pada industri hijau dan pengembangan infrastruktur strategis.
8 September 2026

Lelang Aset Cuci Uang Rp42 Triliun, Perhiasan dan Tas Mewah Dibuka ke Publik
Ratusan barang mewah hasil sitaan kasus pencucian uang senilai Rp42 triliun di Singapura dilelang secara daring, dengan target pendapatan Rp40,4–54,3 miliar.
8 September 2026
Berita Lainnya

Abu Vulkanik Anak Krakatau Picu Iritasi Kulit, Ini Penjelasannya
Rabu, 9 September 2026, 07.45 WITA

Dua Masker Lebih Efektif? Ini Penjelasan Dokter Paru
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Perlindungan Anabul Saat Hujan Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Lima Langkah Tangani Paparan Abu Vulkanik Secara Aman
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

Paparan Abu Vulkanik dan Risiko Silikosis, Ini Penjelasan Ahli
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

PAG Disejajarkan Singapura sebagai Pusat LNG Asia
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Bandara Soekarno-Hatta dan Lokasi Lain Segera Beroperasi Kembali
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Indonesia Pionir B50, Eropa dan Jepang Pelajari Skema Suksesnya
Rabu, 9 September 2026, 07.36 WITA


