Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Kepala BGN Serahkan Dugaan Pelanggaran MBG ke Penyidik Kepolisian

Kepala Badan Gizi Nasional menyerahkan temuan kasus keracunan akibat Makan Bergizi Gratis kepada kepolisian untuk penyelidikan lebih lanjut.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 08.44 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kepala BGN Serahkan Dugaan Pelanggaran MBG ke Penyidik Kepolisian
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) menyatakan telah menyerahkan seluruh temuan terkait dugaan kasus keracunan akibat konsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada aparat penegak hukum. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap laporan keracunan yang muncul dari berbagai daerah, termasuk Sidoarjo, Agam, Lasem, dan Rembang. Ia menegaskan bahwa penentuan status pidana akan ditentukan berdasarkan hasil penyelidikan yang dilakukan oleh kepolisian.

Dalam pernyataannya, Kepala BGN menyebut telah terjadi dua kasus yang telah naik ke tahap penyidikan. Ia menekankan bahwa pihaknya tidak akan ikut campur dalam proses hukum, melainkan menyerahkan sepenuhnya kepada penegak hukum yang berwenang. "Keputusan apakah ada tersangka atau tidak, tergantung pada hasil penyelidikan lapangan yang dilakukan oleh kepolisian," ujarnya.

Ia mengungkapkan kekecewaan mendalam atas temuan keracunan yang muncul, terutama karena sebagian besar kasus disebabkan oleh pelanggaran terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP). Dari analisis awal, sekitar 80–90 persen kasus keracunan disebabkan oleh ketidakpatuhan terhadap prosedur pengolahan dan distribusi makanan. Hal ini menurutnya menjadi indikator serius terhadap kegagalan sistem tata kelola yang berjalan sebelumnya.

Kepala BGN menegaskan komitmen untuk melakukan perbaikan menyeluruh terhadap tata kelola MBG. Ia menyebut proses pembenahan telah dimulai, termasuk evaluasi terhadap seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menjadi pusat pengolahan makanan. "Kami terpukul, tapi tidak boleh menyerah. Insyaallah, semua sistem akan diperbaiki demi keamanan dan kesehatan masyarakat," tegasnya.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya