Kerusuhan Anti-Migran di Afrika Selatan, Toko dan Kendaraan Dibakar
Aksi kekerasan meluas di Soweto dan Durban menyebabkan puluhan kendaraan dibakar dan toko milik warga asing dirusak, disertai suara tembakan yang dilaporkan terdengar di lokasi kejadian.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 10 Oktober 2026, 21.03 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Kerusuhan yang melanda kawasan Soweto, Johannesburg, serta wilayah pesisir Durban pada Kamis (8/10/2026) berbuntut pada kekacauan massal. Aksi protes yang awalnya berlangsung secara terkendali berubah menjadi kekerasan saat kerumunan menyerang kendaraan dan memasuki toko-toko milik penduduk asing. Suara tembakan dilaporkan terdengar di tengah kerumunan, memperparah ketegangan di lapangan.
Di Durban, aksi kekerasan dipicu oleh desakan terhadap sebuah pusat pengungsi untuk menghentikan proses penanganan permohonan suaka. Kekacauan memicu penjarahan terhadap toko-toko milik warga asing, sementara sekitar sepuluh kendaraan digulingkan dan dibakar. Perusuh tidak hanya merusak properti, tetapi juga menghancurkan kembali rasa aman bagi komunitas migran yang telah lama tinggal di wilayah tersebut.
Peristiwa ini menjadi bagian dari tren meningkatnya sentimen anti-migran yang telah berlangsung selama beberapa bulan terakhir di Afrika Selatan. Banyak warga asing dari negara-negara Afrika lainnya memilih meninggalkan negeri itu karena khawatir atas keselamatan diri dan keluarga. Kekerasan yang terjadi dalam aksi protes serupa telah menuai kecaman dari berbagai lembaga internasional.
Pihak berwenang mengaku kesulitan menangani eskalasi kekerasan akibat jumlah massa yang besar dan mobilitas cepat pelaku. Tuduhan terhadap migran atas pencurian lapangan kerja, peningkatan angka kriminalitas, serta beban terhadap fasilitas publik terus menjadi narasi dominan dalam demonstrasi. Namun, fakta menunjukkan bahwa kebanyakan pelaku kejahatan tidak berasal dari kalangan migran.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Polisi Dalami Keterlibatan Tiga Orang dalam Kasus Kekerasan Santriwati
Penyidik Polres Metro Bekasi Kota mendalami keterlibatan tiga pihak lain dalam dugaan kasus kekerasan seksual terhadap santriwati di pesantren Bekasi Selatan.
10 Oktober 2026

Kapolda Metro Buka Nomor WA Pribadi untuk Aspirasi Publik
Kapolda Metro Jaya siapkan saluran baru lewat WhatsApp pribadi untuk menerima pengaduan, kritik, dan saran masyarakat secara langsung.
10 Oktober 2026

Kapolda Metro Siapkan Nomor WA Pribadi untuk Layanan Publik
Kapolda Metro Jaya siapkan nomor WhatsApp pribadi sebagai saluran resmi masyarakat untuk aduan, kritik, dan saran secara langsung.
10 Oktober 2026

Status Kasus TPPO ABK KM Maulana 23 Naik ke Penyidikan
Polres Pelabuhan Tanjung Priok resmi menaikkan status penyelidikan kasus penganiayaan ABK KM Maulana 23 ke tahap penyidikan karena ditemukan indikasi kuat tindak pidana perdagangan orang.
10 Oktober 2026
Berita Lainnya

Anwar Ibrahim dan Prabowo Bahas Karhutla Lintas Batas
Sabtu, 10 Oktober 2026, 21.30 WITA

Anak Krakatau Naik Status Siaga, BPBD Lampung Imbau Waspada
Sabtu, 10 Oktober 2026, 21.30 WITA

PKS Desak DPR Tindak Lanjuti Putusan MK soal Kualifikasi Gibran
Sabtu, 10 Oktober 2026, 21.29 WITA

MUI Minta Konser Bocelli Dibatalkan karena Dukungan pada Israel
Sabtu, 10 Oktober 2026, 21.29 WITA

Presiden Mesir Tiba di Jakarta, Siap Perkuat Kerja Sama Strategis
Sabtu, 10 Oktober 2026, 21.28 WITA

Pengusaha Daerah Dilibatkan Jadi Pemain Utama dalam Rantai Biomassa PLN
Sabtu, 10 Oktober 2026, 21.28 WITA

Samsung Pertimbangkan Pemangkasan Produksi Ponsel Akibat Kenaikan Biaya Komponen
Sabtu, 10 Oktober 2026, 21.27 WITA

ADB Diminta Perkuat Investasi di SDM dan Infrastruktur Sosial
Sabtu, 10 Oktober 2026, 21.27 WITA

