Kesaksian Petugas Soal Insiden di Karaoke: Betrand Peto Dibantah Terlibat Kekerasan
Ruben Onsu mengungkap kesaksian dua petugas karaoke yang membantah adanya tindak kekerasan seksual terhadap Betrand Peto, sementara pelapor menyatakan mengalami pelecehan dan luka akibat peristiwa tersebut.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 15 September 2026, 15.22 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Dua petugas server di sebuah klub malam di kawasan SCBD Jakarta Selatan mengungkapkan kronologi kejadian yang melibatkan Betrand Peto dan tiga perempuan, termasuk seorang perempuan yang dilaporkan mengalami luka. Salah satu petugas, Jakaria, menyatakan bahwa ia mengantar tiga perempuan ke ruangan karaoke atas permintaan teman Betrand. Ia menegaskan bahwa semua pihak telah diperkenalkan dan perempuan-perempuan tersebut mengetahui konteks kehadiran mereka.
Menurut Jakaria, segera setelah ia keluar ruangan, terjadi keributan dengan salah satu perempuan yang tiba-tiba menangis tanpa penjelasan. Ia menyebut salah satu korban, yang disebut sebagai "kuping berdarah", marah karena temannya menangis dan sempat beradu argumen dengan teman Betrand. Petugas ini menekankan bahwa situasi sempat memburuk, tetapi berhasil dilerai oleh petugas lain. Ia juga menolak adanya dugaan pelecehan atau pemerkosaan, menekankan bahwa ruangan dipantau oleh petugas dan terdapat lima orang di dalamnya.
Petugas perempuan lain, Revi, mendukung kesaksian Jakaria. Ia menyatakan bahwa seluruh pihak, termasuk Betrand dan temannya, tampak menikmati waktu bersama di ruangan karaoke. Revi juga mengungkapkan bahwa seorang perempuan menangis tanpa alasan jelas saat ia meninggalkan ruangan, namun ia menegaskan tidak melihat tindakan kasar dari Betrand Peto. Ia menekankan bahwa tidak ada indikasi kekerasan fisik yang terjadi di dalam ruangan.
Sementara itu, perempuan berinisial ANW, yang melaporkan Betrand Peto ke polisi, mengaku mengalami pelecehan seksual saat berada di depan pintu toilet. Ia menyebut Betrand menarik tangannya secara tiba-tiba, lalu melakukan tindakan yang membuatnya merasa terancam. Ia menangis saat bercerita dan menyatakan telah mengalami cedera pada hidung, leher, dan tangan, yang disertai dengan bukti visum dan foto luka. Kuasa hukum ANW menyatakan bahwa laporan juga mencakup dugaan penganiayaan oleh rekan Betrand terhadap temannya.
Polisi telah menerima laporan terkait dugaan tindak pidana kekerasan seksual terhadap Betrand Peto, dengan sangkaan Pasal 473 KUHP dan Pasal 6 UU Tindak Pidana Kekerasan Seksual. Ruben Onsu, selaku ayah angkat, menyampaikan permohonan maaf atas kabar tersebut dan menegaskan bahwa pihaknya akan menunggu hasil penyelidikan lengkap sebelum mengambil kesimpulan. Ia menekankan pentingnya menunggu bukti nyata sebelum menilai kasus ini.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Hacker Gunakan AI untuk Bobol 1,8 Juta Aplikasi Android
Sebuah laporan menyebut adanya penyalahgunaan model AI Claude untuk mencuri data sensitif dari 1,8 juta aplikasi Android dan mendukung operasi mata-mata dari kelompok asing.
15 September 2026

Polri Periksa Rantai Distribusi Beras Fortifikasi Palsu
Pemerintah mengungkap dugaan penipuan melalui beras fortifikasi yang tidak sesuai label, dengan harga mencapai Rp57.000 per kg dan potensi kerugian hingga Rp89 triliun, kini ditangani Polri bersama Satgas Pangan.
15 September 2026

Saham Summarecon Anjlok Pasca OTT Pejabat di Kementerian ATR/BPN
Saham Summarecon (SMRA) turun lebih dari 7% setelah Presiden Direkturnya ditangkap KPK dalam operasi di lingkungan Kementerian ATR/BPN terkait pengurusan HGB di Bogor.
15 September 2026

20 Koper Uang Tunai Diamankan dalam OTT KPK di Kementerian ATR/BPN
KPK mengamankan Presiden Direktur Summarecon dan 16 orang lainnya dalam operasi tangkap tangan terkait pengurusan HGB di Bogor, dengan barang bukti uang tunai dalam 20 koper yang diperkirakan mencapai ratusan miliar rupiah.
15 September 2026
Berita Lainnya

AI Perlu Dikendalikan, Tokoh Teknologi Serukan Perlambatan
Selasa, 15 September 2026, 15.34 WITA

Saham AI Terjun Bebas Usai Panglima Teknologi Serukan Perlambatan
Selasa, 15 September 2026, 15.34 WITA

Pengawasan TKA Harus Sesuaikan Kenyataan di Lapangan
Selasa, 15 September 2026, 15.34 WITA

25 Merek Beras Fortifikasi Ditarik Akibat Pelanggaran Standar
Selasa, 15 September 2026, 15.33 WITA

Temuan Mineral Langka Raksasa di Madinah Diumumkan di IAEA
Selasa, 15 September 2026, 15.33 WITA

Purbaya Bercanda Soal Mancing Usai Dipecat dari Jabatan Menkeu
Selasa, 15 September 2026, 15.33 WITA

Purbaya Lega Usai Serah Terima Jabatan, Utang Whoosh Tak Lagi Tanggung Jawabnya
Selasa, 15 September 2026, 15.33 WITA

Penjualan BEV Melonjak, Toyota Soroti Peran Hybrid
Selasa, 15 September 2026, 15.32 WITA


