Laba Bersih Rp45,5 Triliun, Bank Mandiri Kuatkan Ekosistem Ekonomi
Bank Mandiri catat laba bersih Rp45,5 triliun hingga kuartal III 2026, didorong pertumbuhan kredit, penghimpunan dana, dan transformasi layanan digital.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 24 Oktober 2026, 09.17 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 41x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Bank Mandiri mencatatkan kinerja finansial solid dengan laba bersih konsolidasi sebesar Rp45,5 triliun hingga akhir kuartal III 2026, tumbuh 20,7% dibanding periode sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini didukung oleh ekspansi kredit berbasis ekosistem, peningkatan volume transaksi digital, serta efisiensi operasional yang terus diperkuat. Dengan total aset mencapai Rp2.404,1 triliun—naik 20,1% secara tahunan—perseroan menunjukkan kesehatan neraca yang stabil, mendorong pertumbuhan berkelanjutan.
Peningkatan kredit secara bank only mencapai Rp1.605,8 triliun per September 2026, meningkat 16% dari tahun sebelumnya. Di sisi penghimpunan dana, Dana Pihak Ketiga (DPK) berhasil tumbuh 17,7% menjadi Rp1.750,2 triliun, menjadi fondasi kuat bagi aktivitas intermediasi. Kredit korporasi sendiri mencapai Rp700 triliun, naik 22% YoY, sementara kredit ekosistem untuk segmen usaha mikro, kecil, menengah, dan konsumen mencapai Rp174 triliun, tumbuh 9% dibandingkan periode sama tahun lalu.
Pembiayaan usaha mikro non-subsidi mencapai Rp31,2 triliun, tumbuh 12,9% dan menjangkau 37 provinsi, menunjukkan komitmen mendukung ekonomi lokal. Pertumbuhan kredit juga terjadi di berbagai wilayah, termasuk Bali dan Nusa Tenggara (10,3%), Jawa dan DIY (5,97%), serta Sumatera (5,09%). Pendekatan ekosistem memungkinkan bank menghubungkan kebutuhan perusahaan, UMKM, dan individu secara terintegrasi, memperluas akses pembiayaan dan memperkuat daya saing ekonomi daerah.
Transformasi layanan menjadi kunci peningkatan pengalaman nasabah. Hingga September 2026, jumlah keluhan turun 74% dibanding Juli 2025, waktu tunggu antrean di kantor cabang memperpendek, serta layanan contact center melalui Livin' Call dapat diakses tanpa biaya dan dalam hitungan detik. Proses penilaian agunan kini selesai dalam dua hari kerja. Prestasi ini mendapat pengakuan nasional sebagai Grand Champion dan Financial Services Champion dalam Danantara Indonesia CX100 Awards 2026.
Bank Mandiri juga memperluas akses investasi emas melalui layanan bullion, mendukung inklusi keuangan dan pengelolaan aset berkelanjutan. Komitmen terhadap nilai tambah bagi pemegang saham terus dijaga, dengan pembagian dividen sebesar Rp50,6 triliun sepanjang 2026, termasuk dividen interim Rp6,16 triliun. Penghargaan internasional seperti Asia’s Best SME Banking Ecosystem dan Best Sustainable Bank di FinanceAsia Awards 2026 menegaskan posisi perseroan sebagai bank berkelanjutan dan inovatif.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

BEI Pantau Transaksi Saham PNSE dan DKHH Akibat Volatilitas Ekstrem
Bursa Efek Indonesia memantau aktivitas pasar tak lazim pada saham PNSE dan DKHH menyusul kenaikan harga yang tidak wajar dalam periode singkat.
24 Oktober 2026

Agoes Projosasmito Akuisisi Saham BRMS Senilai Rp2,4 M
Wakil Presiden Direktur PT Bumi Resources Minerals Tbk. membeli 5,5 juta saham BRMS senilai total Rp2,46 miliar dalam dua transaksi terpisah pada 22 Oktober 2026.
24 Oktober 2026

Inflasi Jepang Naik, BOJ Pertimbangkan Kenaikan Suku Bunga Lagi
Inflasi inti Jepang mencapai 2,1% pada September 2026, tertinggi sepanjang tahun, mendorong ekspektasi kenaikan suku bunga oleh Bank of Japan di akhir tahun.
24 Oktober 2026

Saham Murah Bukan Jaminan Menguntungkan, Ini Peringatan Ahli
Investor diminta tidak asal beli saham karena harga turun, melainkan menilai kualitas bisnis dan valuasi secara komprehensif.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Menko Airlangga: Bukan Hanya MSCI yang Menentukan Kredibilitas Pasar Modal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.38 WITA

BRI Perluas Akses Magang Nasional untuk Generasi Muda
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.38 WITA

Rasio Elektrifikasi Nasional Tembus 99,8 Persen, Tantangan di Desa Masih Menanti
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.37 WITA

Mentan Tekankan Kesiapan Swasembada Pangan Hadapi La Nina
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.37 WITA

DKI Jakarta dan Pertamina Hulu Mahakam Raih Penghargaan Energi Subroto 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.36 WITA

Prabowo Siap Salurkan Rp400 T untuk Petani dan Nelayan Tahun Depan
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.36 WITA

Pemerintah Alihkan Ekspor Gas ke Dalam Negeri untuk Kelistrikan
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.36 WITA

Stok Beras Nasional Tembus 4,56 Juta Ton, Tertinggi Sejak 1992
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.36 WITA

