Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Laba Bersih Rp45,5 Triliun, Bank Mandiri Kuatkan Ekosistem Ekonomi

Bank Mandiri catat laba bersih Rp45,5 triliun hingga kuartal III 2026, didorong pertumbuhan kredit, penghimpunan dana, dan transformasi layanan digital.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 24 Oktober 2026, 09.17 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 41x dibuka
Laba Bersih Rp45,5 Triliun, Bank Mandiri Kuatkan Ekosistem Ekonomi📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Bank Mandiri mencatatkan kinerja finansial solid dengan laba bersih konsolidasi sebesar Rp45,5 triliun hingga akhir kuartal III 2026, tumbuh 20,7% dibanding periode sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini didukung oleh ekspansi kredit berbasis ekosistem, peningkatan volume transaksi digital, serta efisiensi operasional yang terus diperkuat. Dengan total aset mencapai Rp2.404,1 triliun—naik 20,1% secara tahunan—perseroan menunjukkan kesehatan neraca yang stabil, mendorong pertumbuhan berkelanjutan.

Peningkatan kredit secara bank only mencapai Rp1.605,8 triliun per September 2026, meningkat 16% dari tahun sebelumnya. Di sisi penghimpunan dana, Dana Pihak Ketiga (DPK) berhasil tumbuh 17,7% menjadi Rp1.750,2 triliun, menjadi fondasi kuat bagi aktivitas intermediasi. Kredit korporasi sendiri mencapai Rp700 triliun, naik 22% YoY, sementara kredit ekosistem untuk segmen usaha mikro, kecil, menengah, dan konsumen mencapai Rp174 triliun, tumbuh 9% dibandingkan periode sama tahun lalu.

Pembiayaan usaha mikro non-subsidi mencapai Rp31,2 triliun, tumbuh 12,9% dan menjangkau 37 provinsi, menunjukkan komitmen mendukung ekonomi lokal. Pertumbuhan kredit juga terjadi di berbagai wilayah, termasuk Bali dan Nusa Tenggara (10,3%), Jawa dan DIY (5,97%), serta Sumatera (5,09%). Pendekatan ekosistem memungkinkan bank menghubungkan kebutuhan perusahaan, UMKM, dan individu secara terintegrasi, memperluas akses pembiayaan dan memperkuat daya saing ekonomi daerah.

Transformasi layanan menjadi kunci peningkatan pengalaman nasabah. Hingga September 2026, jumlah keluhan turun 74% dibanding Juli 2025, waktu tunggu antrean di kantor cabang memperpendek, serta layanan contact center melalui Livin' Call dapat diakses tanpa biaya dan dalam hitungan detik. Proses penilaian agunan kini selesai dalam dua hari kerja. Prestasi ini mendapat pengakuan nasional sebagai Grand Champion dan Financial Services Champion dalam Danantara Indonesia CX100 Awards 2026.

Bank Mandiri juga memperluas akses investasi emas melalui layanan bullion, mendukung inklusi keuangan dan pengelolaan aset berkelanjutan. Komitmen terhadap nilai tambah bagi pemegang saham terus dijaga, dengan pembagian dividen sebesar Rp50,6 triliun sepanjang 2026, termasuk dividen interim Rp6,16 triliun. Penghargaan internasional seperti Asia’s Best SME Banking Ecosystem dan Best Sustainable Bank di FinanceAsia Awards 2026 menegaskan posisi perseroan sebagai bank berkelanjutan dan inovatif.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya