Selasa, 22 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Lenni Kartika Indah Pimpin Dinas Cipta Karya Sultra

Lenni Kartika Indah resmi menjabat Kepala Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi, dan Tata Ruang Sultra setelah sebelumnya menjabat Kabid di Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 21 September 2026, 15.20 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 5x dibuka
Lenni Kartika Indah Pimpin Dinas Cipta Karya Sultra📷 MediaKendari

Kendari, ıNarasikita - Lenni Kartika Indah, S.T., M.T., kini secara resmi menjabat sebagai Kepala Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi, dan Tata Ruang Provinsi Sulawesi Tenggara. Penunjukannya merupakan bagian dari proses penataan struktur organisasi perangkat daerah (OPD) yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Sultra. Ia menggantikan posisi sebelumnya sebagai Kepala Bidang di Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja, menandai loncatan jabatan yang mencerminkan peningkatan peran strategis dalam pemerintahan daerah.

Dalam jabatan barunya, Lenni bertanggung jawab penuh atas pelaksanaan urusan pemerintahan di bidang infrastruktur, konstruksi, dan perencanaan tata ruang di wilayah Sulawesi Tenggara. Tugas ini meliputi pengawasan proyek pembangunan, penataan ruang kota dan desa, serta penjaminan kualitas konstruksi yang sesuai standar nasional. Kehadirannya di posisi pimpinan dinas diharapkan mampu mendorong efisiensi dan akuntabilitas dalam pengelolaan program pembangunan daerah.

Perubahan jabatan ini merupakan bagian dari siklus rotasi dan pengisian jabatan pimpinan tinggi di lingkup Pemprov Sultra. Proses penataan ini dilakukan untuk meningkatkan kinerja organisasi dan memperkuat tata kelola pemerintahan yang berbasis pada kompetensi dan kinerja. Lenni menjadi salah satu dari sejumlah pejabat yang mengalami promosi internal, menunjukkan bahwa karier birokrasi di daerah dapat berkembang berdasarkan pencapaian dan kapasitas.

Dengan latar belakang pendidikan teknik sipil dan pengalaman operasional di bidang transmigrasi, Lenni diharapkan mampu membawa pendekatan terpadu dalam membangun infrastruktur yang berkelanjutan dan berdampak luas. Ia diharapkan dapat memastikan setiap proyek yang dilaksanakan tidak hanya memenuhi kriteria teknis, tetapi juga menjawab kebutuhan masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah secara inklusif.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya