Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Letusan Anak Krakatau Picu Gangguan Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta

Aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau pada Minggu dini hari menyebabkan gangguan pada 33 penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta, dengan sebagian besar terjadi pada penerbangan internasional.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 6 September 2026, 07.50 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Letusan Anak Krakatau Picu Gangguan Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Gunung Anak Krakatau kembali mengalami erupsi pada pukul 03.53 WIB, Minggu (6/9), berdasarkan pencatatan resmi dari Badan Geologi Kementerian ESDM. Getaran vulkanik terdeteksi melalui seismograf dengan amplitudo maksimum mencapai 46 mm dan berlangsung selama 30 detik. Peristiwa ini menandai aktivitas kembali dari kawasan vulkanik yang secara historis dikenal rentan terhadap letusan eksplosif.

Sebagai respons, otoritas setempat menegaskan larangan pendekatan terhadap area sekitar kawah aktif, dengan radius aman diberlakukan hingga 3 kilometer. Rekomendasi ini ditujukan untuk melindungi masyarakat, pengunjung, wisatawan, serta pendaki yang berpotensi terdampak oleh material erupsi atau perubahan kondisi geologis mendadak.

Dampak dari aktivitas vulkanik tersebut terasa pada sistem penerbangan nasional. Hingga pukul 22.00 WIB pada 5 September 2026, tercatat 33 penerbangan mengalami gangguan, termasuk pembatalan, penundaan, dan penjadwalan ulang. Data dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara menunjukkan bahwa sebanyak 16 penerbangan internasional dibatalkan, 7 mengalami penundaan, dan 5 lainnya diatur ulang jadwal operasionalnya.

Kegiatan ini menjadi peringatan terhadap pentingnya koordinasi antara lembaga geosains dan sektor penerbangan dalam mengelola risiko alam. Seluruh pihak terkait diminta tetap waspada dan mengikuti arahan resmi guna memastikan keselamatan penerbangan serta keamanan publik di sekitar kawasan rawan bencana.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya