Lima Bandara Siap Serap Penerbangan Internasional Saat Soetta Ditutup
Lima bandara utama di Jawa dipersiapkan sebagai alternatif penerbangan internasional menggantikan Soekarno-Hatta yang ditutup sementara akibat abu vulkanik erupsi Anak Krakatau.
Redaksi iNarasikita·Senin, 7 September 2026, 19.28 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Kementerian Perhubungan telah menyiapkan lima bandara nasional sebagai titik pendaratan alternatif bagi penerbangan internasional yang seharusnya mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, akibat penutupan sementara akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau. Lima lokasi tersebut mencakup Bandara Internasional Kertajati di Majalengka, Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani di Semarang, Bandara Internasional Yogyakarta di Kulon Progo, Bandara Internasional Juanda di Sidoarjo, serta Bandara Internasional Adi Soemarmo di Boyolali. Langkah ini diambil untuk mencegah penumpukan penumpang yang kembali ke Indonesia dari berbagai negara.
Menteri Perhubungan menegaskan bahwa pengalihan penerbangan dilakukan secara terkoordinasi untuk mempercepat proses kepulangan warga negara Indonesia dan wisatawan asing yang terdampak penutupan bandara utama. Ia menyampaikan bahwa dua maskapai, Singapore Airlines dan Garuda Indonesia, sudah secara resmi mengadopsi skema ini. Singapore Airlines, misalnya, telah mengalihkan rute penerbangan ke Bandara Juanda Surabaya dan menambah penerbangan ke Yogyakarta, sementara perubahan jadwal dilakukan tanpa mengacu pada rute semula ke Soekarno-Hatta.
Setiap maskapai yang dialihkan menerima slot penerbangan baru yang disesuaikan dengan kebutuhan operasional, termasuk waktu kedatangan dan keberangkatan. Menhub menjelaskan bahwa proses kajian operasional masih berlangsung bagi sebagian besar maskapai lain untuk menentukan titik pendaratan terbaik. “Ini bukan sekadar perpindahan, tapi penyesuaian strategis yang diberikan oleh Kemenhub agar semua pihak bisa bergerak secara efisien,” ujar dia.
Untuk mendukung kelancaran mobilitas penumpang, Angkasa Pura menyiapkan transportasi darat gratis berupa bus dan kereta api dari lima bandara alternatif menuju lokasi tujuan akhir di dalam negeri. Seluruh biaya transportasi lanjutan ini ditanggung sepenuhnya oleh pengelola bandara, tanpa beban bagi penumpang. Langkah ini dimaksudkan untuk memastikan kenyamanan dan efisiensi perjalanan pasca-pendaratan, terutama bagi penumpang yang tidak terbiasa dengan rute alternatif.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Perusahaan robotika AiMoga, kolaborator strategis Chery, telah mengirim lebih dari 2.000 unit robot ke lebih dari 60 negara secara kumulatif, dengan fokus ekspansi di Asia Tenggara, Timur Tengah, Eropa, Afrika, dan Amerika Latin.
8 September 2026

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Gangguan penerbangan akibat sebaran abu vulkanik berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi hingga Rp100 miliar jika berlangsung lebih dari lima hari tanpa respons cepat dari semua pihak terkait.
8 September 2026

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Pemerintah menargetkan pencampuran etanol 20% dalam bensin (E20) mulai berlaku di seluruh Indonesia pada 2028, didukung percepatan pembangunan pabrik dan kebijakan tanpa cukai untuk bioetanol.
8 September 2026

Anggaran Cost Recovery Naik, Produksi Migas Turun: Mekeng Minta Transparansi
Ketua Komisi XII DPR mempertanyakan kenaikan cost recovery yang tak sejalan dengan penurunan produksi migas nasional, menekankan perlunya transparansi dan akuntabilitas atas penggunaan uang negara.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Cukai Bioetanol Dihapus, Ekspektasi Bensin Hijau Capai E20 2028
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Potensi Ekonomi Syariah Capai Rp 343 Triliun
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Pemerintah Percepat Penyaluran B50, Targetkan 16,8 Juta KL di 2026
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA


