Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Lima Bandara Siap Serap Penerbangan Internasional Saat Soetta Ditutup

Lima bandara utama di Jawa dipersiapkan sebagai alternatif penerbangan internasional menggantikan Soekarno-Hatta yang ditutup sementara akibat abu vulkanik erupsi Anak Krakatau.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 7 September 2026, 19.28 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Lima Bandara Siap Serap Penerbangan Internasional Saat Soetta Ditutup
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Kementerian Perhubungan telah menyiapkan lima bandara nasional sebagai titik pendaratan alternatif bagi penerbangan internasional yang seharusnya mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, akibat penutupan sementara akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau. Lima lokasi tersebut mencakup Bandara Internasional Kertajati di Majalengka, Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani di Semarang, Bandara Internasional Yogyakarta di Kulon Progo, Bandara Internasional Juanda di Sidoarjo, serta Bandara Internasional Adi Soemarmo di Boyolali. Langkah ini diambil untuk mencegah penumpukan penumpang yang kembali ke Indonesia dari berbagai negara.

Menteri Perhubungan menegaskan bahwa pengalihan penerbangan dilakukan secara terkoordinasi untuk mempercepat proses kepulangan warga negara Indonesia dan wisatawan asing yang terdampak penutupan bandara utama. Ia menyampaikan bahwa dua maskapai, Singapore Airlines dan Garuda Indonesia, sudah secara resmi mengadopsi skema ini. Singapore Airlines, misalnya, telah mengalihkan rute penerbangan ke Bandara Juanda Surabaya dan menambah penerbangan ke Yogyakarta, sementara perubahan jadwal dilakukan tanpa mengacu pada rute semula ke Soekarno-Hatta.

Setiap maskapai yang dialihkan menerima slot penerbangan baru yang disesuaikan dengan kebutuhan operasional, termasuk waktu kedatangan dan keberangkatan. Menhub menjelaskan bahwa proses kajian operasional masih berlangsung bagi sebagian besar maskapai lain untuk menentukan titik pendaratan terbaik. “Ini bukan sekadar perpindahan, tapi penyesuaian strategis yang diberikan oleh Kemenhub agar semua pihak bisa bergerak secara efisien,” ujar dia.

Untuk mendukung kelancaran mobilitas penumpang, Angkasa Pura menyiapkan transportasi darat gratis berupa bus dan kereta api dari lima bandara alternatif menuju lokasi tujuan akhir di dalam negeri. Seluruh biaya transportasi lanjutan ini ditanggung sepenuhnya oleh pengelola bandara, tanpa beban bagi penumpang. Langkah ini dimaksudkan untuk memastikan kenyamanan dan efisiensi perjalanan pasca-pendaratan, terutama bagi penumpang yang tidak terbiasa dengan rute alternatif.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya