Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Logistik Terdampak Abu Vulkanik, 10 Bandara Siap Operasikan 24 Jam

Gangguan logistik mulai terjadi akibat sebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau, dengan 10 bandara dipersiapkan beroperasi nonstop untuk meminimalkan dampak.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 7 September 2026, 22.26 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Logistik Terdampak Abu Vulkanik, 10 Bandara Siap Operasikan 24 Jam
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Kegiatan logistik nasional mengalami hambatan signifikan akibat penyebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau, terutama di sektor penerbangan yang turut mengganggu distribusi kargo. Kondisi ini memaksa sejumlah bandara menghentikan sementara operasional penerbangan, termasuk Bandara Internasional Soekarno-Hatta, yang diperpanjang penutupannya hingga pukul 23.59 WIB pada Senin (7/9).

Pemerintah telah menyiapkan 10 bandara sebagai titik pengalihan penerbangan guna menjaga kelancaran arus transportasi udara. Bandara-bandara tersebut, seperti Kertajati Majalengka, Juanda Surabaya, Ahmad Yani Semarang, Adi Sumarmo Surakarta, dan Yogyakarta International Airport, dijadwalkan beroperasi secara terus-menerus selama 24 jam. Langkah ini bertujuan mempercepat pemulihan jadwal penerbangan yang terganggu.

Menurut data terkini hingga pukul 12.10 WIB, sebaran abu vulkanik mencapai ketinggian sekitar 15.000 kaki dan bergerak ke arah barat daya dengan kecepatan 10 knot. Prakiraan dari Volcanic Ash Advisory Center (VAAC) menunjukkan aktivitas ini diperkirakan masih berlangsung hingga pukul 06.10 WIB pada 8 September 2026.

Pemerintah terus memantau perkembangan erupsi secara intensif dan memastikan koordinasi antarlembaga berjalan efektif. Upaya ini menekankan pentingnya kesiapan infrastruktur dan sistem respons darurat dalam menghadapi dampak bencana alam terhadap ekonomi dan mobilitas nasional.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya