LPS Dorong Literasi Keuangan Lampung Lewat Festival 2026
LPS menggelar Festival Keuangan 2026 di Lampung untuk tingkatkan pemahaman masyarakat soal penjaminan simpanan dan perluasan literasi keuangan.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 5 September 2026, 11.25 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menetapkan Lampung sebagai lokasi penyelenggaraan Festival Keuangan 2026 sebagai bagian dari strategi jangka panjang dalam memperkuat pemahaman publik terhadap sistem penjaminan simpanan. Pemilihan wilayah ini didasarkan pada hasil pemetaan internal yang menunjukkan tingkat literasi masyarakat Lampung terhadap penjaminan simpanan masih berada di bawah rata-rata nasional. Upaya ini merupakan bagian dari program tahunan yang rutin diselenggarakan dua kali dalam setahun untuk mencapai penetrasi edukasi yang lebih luas.
Survei yang dilakukan LPS mengungkapkan bahwa secara nasional, sekitar 62,5 persen masyarakat mengetahui bahwa simpanan di bank dijamin. Namun, di Lampung, persentase tersebut hanya mencapai 58,5 persen, menunjukkan adanya celah yang perlu ditutup melalui intervensi edukatif. Anggito Abimanyu, Ketua Dewan Komisioner LPS, menekankan bahwa meskipun mayoritas mengetahui adanya jaminan, hanya 46,3 persen yang menyadari bahwa lembaga yang menjamin adalah LPS. Kesenjangan ini menjadi fokus utama dalam penyelenggaraan acara.
Melalui berbagai sesi edukasi, diskusi, dan aktivitas interaktif, LPS bertujuan untuk memperjelas mekanisme penjaminan, termasuk batas maksimal yang dijamin, jenis simpanan yang tercakup, serta yang tidak termasuk dalam cakupan. Pemahaman yang lebih baik diharapkan mendorong masyarakat untuk lebih percaya diri menyimpan dana di lembaga keuangan resmi, serta meningkatkan kebiasaan menabung. Target internal LPS adalah meningkatkan literasi Lampung hingga melampaui rata-rata nasional setelah pelaksanaan festival.
Untuk menilai efektivitas program, LPS akan melakukan survei pasca-acara melalui lembaga independen. Evaluasi ini telah berhasil dilakukan sebelumnya setelah penyelenggaraan festival di Yogyakarta, yang mencatat lebih dari 10.000 pengunjung. Untuk Lampung, jumlah peserta yang ditargetkan mencapai sekitar 8.500 orang. Acara juga akan menghadirkan berbagai kegiatan, mulai dari diskusi bisnis hingga pertunjukan komedi dan konser, sebagai pendekatan inklusif untuk menarik partisipasi masyarakat.
Di masa depan, LPS berencana memperluas cakupan edukasi ke aspek penjaminan polis asuransi, menunjukkan komitmen jangka panjang dalam memperkuat sistem keuangan nasional. Sebagai anggota Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), LPS berperan aktif dalam mendukung inklusi dan literasi keuangan, terutama bagi lebih dari 15 juta penduduk usia produktif yang belum memiliki rekening bank. Festival ini menjadi wadah strategis untuk menggandeng berbagai pemangku kepentingan, termasuk regulator, pelaku industri, akademisi, dan masyarakat umum.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Perusahaan robotika AiMoga, kolaborator strategis Chery, telah mengirim lebih dari 2.000 unit robot ke lebih dari 60 negara secara kumulatif, dengan fokus ekspansi di Asia Tenggara, Timur Tengah, Eropa, Afrika, dan Amerika Latin.
8 September 2026

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Gangguan penerbangan akibat sebaran abu vulkanik berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi hingga Rp100 miliar jika berlangsung lebih dari lima hari tanpa respons cepat dari semua pihak terkait.
8 September 2026

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Pemerintah menargetkan pencampuran etanol 20% dalam bensin (E20) mulai berlaku di seluruh Indonesia pada 2028, didukung percepatan pembangunan pabrik dan kebijakan tanpa cukai untuk bioetanol.
8 September 2026

Anggaran Cost Recovery Naik, Produksi Migas Turun: Mekeng Minta Transparansi
Ketua Komisi XII DPR mempertanyakan kenaikan cost recovery yang tak sejalan dengan penurunan produksi migas nasional, menekankan perlunya transparansi dan akuntabilitas atas penggunaan uang negara.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Cukai Bioetanol Dihapus, Ekspektasi Bensin Hijau Capai E20 2028
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Potensi Ekonomi Syariah Capai Rp 343 Triliun
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Pemerintah Percepat Penyaluran B50, Targetkan 16,8 Juta KL di 2026
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA


