Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

LPS Dorong Literasi Penjaminan di Lampung Melalui Festival Keuangan

LPS menggelar Lampung Financial Festival 2026 untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap penjaminan simpanan, khususnya kalangan pelajar dan mahasiswa di provinsi yang masih di bawah rata-rata nasional.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 5 September 2026, 07.42 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
LPS Dorong Literasi Penjaminan di Lampung Melalui Festival Keuangan
Foto: ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) kembali meluncurkan inisiatif edukasi keuangan melalui Lampung Financial Festival (Finfest 2026) di Bandarlampung, bertujuan menangani rendahnya tingkat literasi penjaminan simpanan di wilayah tersebut. Meski berada di dekat ibu kota, Lampung mencatat angka literasi penjaminan sebesar 58,85 persen—di bawah rata-rata nasional 62,5 persen—yang menjadi alarm bagi upaya peningkatan pemahaman publik terhadap keamanan dana mereka di lembaga keuangan.

Ketua Dewan Komisioner LPS, Anggito Abimanyu, menegaskan bahwa pemahaman yang baik tentang penjaminan simpanan menjadi fondasi penting agar masyarakat dapat memanfaatkan layanan keuangan secara bijak. Dengan mengetahui batas penjaminan, daftar bank yang terjamin, serta mekanisme perlindungan dana, masyarakat dapat mengambil keputusan finansial yang lebih tepat, terutama dalam memilih tempat menyimpan uang.

Acara yang berlangsung selama satu minggu ini dirancang sebagai platform interaktif dengan berbagai aktivitas, termasuk pameran keuangan, diskusi bisnis, kelas edukasi, dan ruang karier, yang disiapkan untuk menarik minat generasi muda. Fokus utama diberikan kepada siswa SMA dan mahasiswa, karena kelompok ini dinilai masih perlu pembekalan pengetahuan dasar tentang sistem keuangan. Anggito menambahkan bahwa masyarakat profesional sudah memiliki pemahaman lebih, sehingga fokus edukasi lebih diarahkan pada lapisan yang belum terjangkau.

LPS juga menyampaikan rencana pengukuran dampak program melalui survei yang akan dilakukan sepekan setelah festival berakhir. Hasil survei tidak hanya menjadi indikator tingkat literasi masyarakat, tetapi juga bahan evaluasi untuk perbaikan strategi edukasi di masa depan. Selain itu, LPS menegaskan bahwa mulai tahun depan, penjaminan akan diperluas mencakup polis asuransi, yang akan disertai dengan edukasi menyeluruh guna memastikan kesiapan publik menghadapi perluasan perlindungan tersebut.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya