Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Masyarakat Diminta Siapkan Pensiun Sejak Usia Produktif

TASPEN dan OJK gencar edukasi literasi pensiun melalui Bulan Dana Pensiun Indonesia 2026 dengan target tingkatkan kesadaran masyarakat, terutama generasi muda.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 5 September 2026, 15.30 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Masyarakat Diminta Siapkan Pensiun Sejak Usia Produktif
Foto: CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pemerintah melalui PT TASPEN (Persero) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kembali menggencarkan upaya peningkatan kesadaran publik terhadap pentingnya perencanaan pensiun sejak dini. Aksi ini dilakukan dalam kerangka Bulan Dana Pensiun Indonesia 2026 yang mengusung semangat "Muda Berkarya, Tua Bahagia". Tujuannya adalah membangun budaya perencanaan keuangan jangka panjang, terutama di kalangan generasi produktif yang masih dalam masa bekerja aktif.

Data Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025 yang dirilis OJK menunjukkan bahwa tingkat literasi dana pensiun baru mencapai 27,79%, sementara inklusi hanya 5,37%. Angka-angka ini menggambarkan kesenjangan signifikan antara pemahaman dan pemanfaatan dana pensiun sebagai instrumen perlindungan sosial jangka panjang. Dengan kondisi tersebut, diperlukan pendekatan edukatif yang menyentuh berbagai lapisan masyarakat untuk memperkuat pemahaman dan partisipasi.

Kegiatan dimulai dengan pencanangan serentak di tiga kota—Jakarta, Bandung, dan Semarang pada 6 September 2026. Di Jakarta, acara berlangsung di area pedestrian FX Sudirman dengan sekitar 500 peserta, termasuk pegawai aktif dan pensiunan TASPEN, perwakilan lembaga negara, serta masyarakat umum. Acara dilengkapi senam sehat, talkshow dengan ahli perencana keuangan, pameran interaktif dari berbagai lembaga, serta aktivitas menarik seperti kuis dan hadiah undian.

Selanjutnya, edukasi dilanjutkan dengan penyelenggaraan program di Universitas Sumatera Utara (USU) pada 16 September 2026, yang menargetkan partisipasi hingga 1.000 peserta dari kalangan ASN, mahasiswa, dan komunitas. Kegiatan ini dirancang agar mampu menjangkau berbagai kelompok usia, khususnya generasi muda yang belum sepenuhnya menyadari urgensi persiapan pensiun. Penutupan rangkaian kegiatan dilakukan melalui Indonesia Pension Fund Summit (IPFS) 2026, forum strategis yang membahas arah pengembangan industri dana pensiun nasional.

Dukungan TASPEN terhadap kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen mendukung visi nasional dalam memperkuat kualitas SDM dan sistem perlindungan sosial yang inklusif dan berkelanjutan. Sebagai lembaga utama dalam program jaminan sosial bagi Aparatur Sipil Negara dan pejabat negara, TASPEN terus memperkuat kolaborasi dengan OJK dan pemangku kepentingan lain untuk mendorong masyarakat membangun masa depan yang lebih aman dan mandiri secara finansial.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya