Mayat di Gardu Listrik LRT Pancoran Belum Dikenali
Identitas pria yang ditemukan tewas di gardu listrik LRT Pancoran belum terungkap karena sidik jari tidak terbaca dan wajah tidak dikenali oleh petugas.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 16.45 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 5x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Jenazah pria ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di dalam gardu listrik LRT Pancoran, Jakarta Selatan, pada Selasa malam (1/9). Hingga kini, penyidik belum berhasil mengidentifikasi korban secara pasti, baik melalui sidik jari maupun pengenalan wajah. Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Joko Adi, menyatakan bahwa proses identifikasi mengalami hambatan karena sidik jari korban tidak dapat diproses oleh sistem.
Tim Inafis telah diterjunkan ke lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan mendalam, namun hasilnya belum membuahkan kesimpulan. Menurut Joko, meskipun alat forensik telah digunakan, kondisi fisik korban tidak memungkinkan pengambilan sidik jari yang akurat. Kegagalan identifikasi ini mempersulit proses penyelidikan lebih lanjut, termasuk mencocokkan dengan laporan orang hilang.
Belum ada laporan resmi dari keluarga terkait orang hilang yang cocok dengan ciri-ciri korban. Hingga Rabu (2/9), belum ada pihak keluarga yang datang ke kantor kepolisian untuk menanyakan nasib kerabatnya. Polisi menyatakan bahwa pemeriksaan terus dilakukan, termasuk menelusuri kemungkinan korban masuk ke area gardu secara ilegal.
Dugaan sementara menyebut korban tewas akibat tersengat arus listrik tegangan tinggi. Posisi jenazah yang ditemukan di lantai dua gardu listrik mendukung asumsi tersebut. Selain itu, polisi menemukan alat-alat seperti gergaji besi dan kantong plastik yang diduga digunakan untuk mencuri kabel, menunjukkan kemungkinan korban masuk ke lokasi dengan niat mencuri.
Kapolsek Pancoran, Kompol Suminto, memastikan bahwa penyelidikan masih berlangsung secara intensif. Ia menekankan pentingnya kerja sama masyarakat dalam melaporkan informasi terkait kehilangan orang, terutama yang terjadi di sekitar area industri atau infrastruktur kritis seperti gardu listrik.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Periklindo Dorong Insentif Hybrid untuk Dukung Transisi Energi
Periklindo mendukung pemberian insentif nonfiskal bagi mobil hybrid sebagai bagian dari upaya percepatan transisi energi nasional dan pengurangan emisi.
26 Oktober 2026

Badai Musim Gugur Hantam Eropa, Listrik Padam dan Transportasi Terhenti
Badai Boelo dan Austen melanda Eropa utara dalam 24 jam, menyebabkan kematian, pemadaman listrik massal, dan gangguan transportasi di Inggris, Prancis, Jerman, serta wilayah Belanda dan Belgia.
26 Oktober 2026

Stok Beras Nasional Cukup hingga Juli-Agustus 2027
Pemerintah memastikan ketersediaan beras aman hingga 10 bulan ke depan, dengan total pasokan mencapai 25 juta ton tanpa impor selama dua tahun terakhir.
26 Oktober 2026

Protes Massal di Praha Tuntut Perlindungan Independensi Media
Ribuan warga turun ke jalan Praha menolak RUU perombakan pendanaan media publik yang dinilai mengancam kemerdekaan jurnalisme dan memperbesar pengaruh politik.
26 Oktober 2026
Berita Lainnya

Suporter Muda Tewas Usai Menonton Laga di Pakansari
Senin, 26 Oktober 2026, 17.54 WITA

Penyelidikan Dugaan Penipuan Kripto Timothy Ronald Dihentikan
Senin, 26 Oktober 2026, 17.53 WITA

Lurah Diminta Jadi Penggerak Komunikasi Publik Berkualitas
Senin, 26 Oktober 2026, 17.53 WITA

Kompol Aditia Mulya Tutup Usia Setelah 7 Tahun Koma Akibat Pengeroyokan
Senin, 26 Oktober 2026, 17.53 WITA

Hakim Perintahkan Jaksa Lanjutkan Pembuktian Kasus Don Ritto dan Nurman
Senin, 26 Oktober 2026, 17.53 WITA

Samsat Ciledug Blokir McLaren Usai Salah Tagih Pajak ke Mekanik
Senin, 26 Oktober 2026, 17.52 WITA

700 Ribu Badan Usaha Diblokir Gara-Gara Tak Laporkan Pemilik Manfaat
Senin, 26 Oktober 2026, 17.52 WITA

Susu dan Jerawat: Fakta Ilmiah di Balik Mitos Minum Susu
Senin, 26 Oktober 2026, 17.51 WITA

