Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Menlu Australia Soroti Kepentingan Indonesia dalam Hubungan Regional

Kunjungan perdana Menlu Australia ke Indonesia menegaskan posisi strategis negara ini dalam kerja sama regional dan multilateral.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 22 Oktober 2026, 23.02 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 20x dibuka
Menlu Australia Soroti Kepentingan Indonesia dalam Hubungan Regional📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Menteri Luar Negeri Australia, Penny Wong, mengungkapkan bahwa Indonesia merupakan salah satu mitra terpenting bagi Australia di kawasan Asia Pasifik. Kunjungan tersebut dilakukan di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, pada Kamis (22/10), menjadi pertemuan pertama antara Wong dengan Menteri Luar Negeri RI, Arrmanatha Christiawan Nasir, dalam kapasitas resmi. Kunjungan ini dilakukan setelah Wong sebelumnya menyelesaikan pertemuan di Papua Nugini, menunjukkan prioritas tinggi Australia terhadap hubungan dengan Indonesia.

Tata, sapaan akrab Menlu RI, menyampaikan bahwa kunjungan Wong merupakan bentuk komitmen nyata dari Australia untuk memperkuat hubungan bilateral. Ia menekankan bahwa Indonesia berkeinginan menjadi tetangga yang baik dan konstruktif bagi seluruh negara di kawasan, sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto. Tata menegaskan bahwa sebagai menteri baru, ia berkomitmen untuk menjaga dan meningkatkan kemitraan strategis dengan Australia, khususnya dalam kerangka kerja sama multilateral.

Pertemuan membahas berbagai isu penting, termasuk kerja sama bilateral, komunikasi tingkat teknis, serta kontribusi kedua negara terhadap stabilitas kawasan. Keduanya menyepakati pentingnya memperkuat koordinasi melalui forum seperti ASEAN, Indian Ocean Rim Association (IORA), dan Pacific Islands Forum (PIF). Selain itu, kedua menteri sepakat bahwa sistem multilateral saat ini perlu direformasi untuk lebih inklusif dan efektif dalam menangani isu global.

Tata menegaskan bahwa pertemuan perdana ini tidak membahas isu spesifik seperti kebakaran hutan atau isu teknis lainnya, melainkan difokuskan pada peneguhan komitmen politik dan kepercayaan antar kepemimpinan. Ia menyampaikan bahwa Australia siap menjadi pihak penengah jika Indonesia membutuhkan dukungan dalam isu-isu internasional. Di sisi lain, ia juga mengimbau WNI yang berada di Eropa untuk tetap waspada, menjaga keselamatan diri, dan mengikuti arahan KBRI serta pemerintah setempat.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya