Menlu Indonesia Ucapan Terima Kasih untuk Guterres di Puncak Jabatan
Menteri Luar Negeri Indonesia mengucapkan penghargaan tinggi kepada Sekjen PBB Antonio Guterres atas kepemimpinan, keberanian, dan komitmen terhadap dialog global selama masa jabatannya.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 20 Oktober 2026, 17.35 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 20x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Arrmanatha Nasir, menyampaikan penghormatan tinggi kepada Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres dalam pertemuan terakhir sebelum masa jabatannya berakhir pada akhir Desember 2026. Pertemuan yang berlangsung di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, menjadi momen pelepasan resmi atas kontribusi Guterres dalam menjaga stabilitas dan harmoni internasional di tengah tantangan global yang semakin kompleks.
Tata, sapaan akrab Menlu, menekankan bahwa masa kepemimpinan Guterres menjadi masa paling menantang dalam sejarah PBB. Ia menyebut bahwa di tengah krisis-krisis yang berkepanjangan, Guterres tetap menjadi penyambung suara perdamaian dan pengingat bahwa dialog harus terus berlangsung, meski sering kali terabaikan oleh dunia. Dukungan tersebut disampaikan sebagai bentuk apresiasi atas keteguhan dan integritas yang ditunjukkan selama memimpin organisasi multilateral dunia.
Guterres, yang menjabat sejak 1 Januari 2017, telah dua kali terpilih secara aklamasi, termasuk periode kedua yang dimulai pada 1 Januari 2022. Meskipun tidak ada batasan formal atas masa jabatan Sekjen PBB, praktik umum mengarah pada masa jabatan maksimal 10 tahun. Dengan akhir masa jabatannya pada 31 Desember 2026, ia menutup era kepemimpinan yang dikenang karena tekad kuat dalam menangani krisis kemanusiaan, perubahan iklim, dan konflik bersenjata di berbagai belahan dunia.
Saat ini, enam kandidat telah masuk dalam proses seleksi calon Sekjen PBB pengganti, termasuk Rebecca Grynspan, Carolyn Rodrigues-Birkett, Rafael Grossi, Maria Fernanda Espinosa, Ivonne A-Baki, dan Olara Otunnu. Proses pemilihan akan menentukan arah kebijakan global dalam dekade mendatang, sementara Indonesia menyampaikan harapan agar pengganti Guterres mampu melanjutkan semangat inklusivitas dan keterbukaan yang menjadi ciri kepemimpinannya.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Pemerintah membangun 66 unit hunian tetap di dua lokasi di Lhokseumawe untuk memulihkan tempat tinggal warga terdampak bencana hidrometeorologi pada November 2025.
24 Oktober 2026

Rasio Elektrifikasi Nasional Tembus 99,8 Persen, Tantangan di Desa Masih Menanti
Rasio elektrifikasi Indonesia telah mencapai 99,8 persen, namun sekitar 11.000 desa dan dusun masih belum terjangkau listrik, dengan target pemerintah menyediakan akses listrik untuk semua hingga 2029.
24 Oktober 2026

Mentan Tekankan Kesiapan Swasembada Pangan Hadapi La Nina
Pemerintah siap menghadapi dampak La Nina melalui kesiapan infrastruktur dan kolaborasi nasional untuk menjaga ketahanan pangan secara berkelanjutan.
24 Oktober 2026

DKI Jakarta dan Pertamina Hulu Mahakam Raih Penghargaan Energi Subroto 2026
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Pertamina Hulu Mahakam meraih penghargaan terbaik dalam kategori Tata Kelola dan Kepatuhan di ajang Penghargaan Energi Subroto 2026.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Produk UMKM Ramah Lingkungan Siap Eksplorasi Pasar Global
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

