Morgan Stanley Perkuat Kepemilikan Saham GOTO Senilai Rp547 Miliar
Perusahaan investasi global Morgan Stanley memperbesar kepemilikan saham GOTO melalui pembelian tiga kali lipat seharga Rp25 per saham, menaikkan total kepemilikan menjadi 7,6% dari sebelumnya 5,7%.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 8 September 2026, 11.30 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Morgan Stanley and Co International Plc kembali melakukan pembelian saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dengan total nilai mencapai sekitar Rp547,98 miliar pada 2 September 2026. Transaksi dilakukan dalam tiga tahap, masing-masing melibatkan pembelian sebanyak 12,57 miliar, 119,95 juta, dan 9,22 miliar saham, dengan harga rata-rata Rp25 per lembar. Keseluruhan pembelian dilakukan secara langsung dan bertujuan untuk memperkuat posisi investasi di emiten digital tersebut.
Pembelian terbaru menaikkan kepemilikan Morgan Stanley di GOTO dari 5,7157% menjadi 7,5986% dari total saham beredar. Sebelumnya, perusahaan tersebut telah membeli saham GOTO senilai Rp87,3 miliar pada 21 Agustus 2026, melalui dua transaksi dengan harga Rp23 per saham. Total saham yang dibeli pada periode tersebut mencapai 3,796 miliar lembar, menunjukkan konsistensi strategi akumulasi saham oleh investor global terhadap emiten berbasis teknologi.
Dalam keterbukaan informasi yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), disebutkan bahwa seluruh transaksi dilakukan dengan tujuan investasi jangka panjang dan tidak terkait dengan aktivitas pasar sekunder lainnya. Perubahan kepemilikan ini menunjukkan kepercayaan investor institusi terhadap prospek pertumbuhan GoTo dalam ekosistem digital Indonesia, terutama dalam sektor transportasi daring dan e-commerce.
Saat ini, saham GOTO diperdagangkan stagnan di level Rp50 per saham, dengan kapitalisasi pasar mencapai Rp57,03 triliun. Meski tidak ada pergerakan signifikan dalam harga saham, lonjakan kepemilikan oleh Morgan Stanley mencerminkan ekspektasi positif terhadap fundamental perusahaan. Transaksi ini juga menjadi indikator ketertarikan investor asing terhadap emiten yang beroperasi di sektor teknologi dan layanan digital di Indonesia.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Perusahaan robotika AiMoga, kolaborator strategis Chery, telah mengirim lebih dari 2.000 unit robot ke lebih dari 60 negara secara kumulatif, dengan fokus ekspansi di Asia Tenggara, Timur Tengah, Eropa, Afrika, dan Amerika Latin.
8 September 2026

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Gangguan penerbangan akibat sebaran abu vulkanik berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi hingga Rp100 miliar jika berlangsung lebih dari lima hari tanpa respons cepat dari semua pihak terkait.
8 September 2026

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Pemerintah menargetkan pencampuran etanol 20% dalam bensin (E20) mulai berlaku di seluruh Indonesia pada 2028, didukung percepatan pembangunan pabrik dan kebijakan tanpa cukai untuk bioetanol.
8 September 2026

Anggaran Cost Recovery Naik, Produksi Migas Turun: Mekeng Minta Transparansi
Ketua Komisi XII DPR mempertanyakan kenaikan cost recovery yang tak sejalan dengan penurunan produksi migas nasional, menekankan perlunya transparansi dan akuntabilitas atas penggunaan uang negara.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Cukai Bioetanol Dihapus, Ekspektasi Bensin Hijau Capai E20 2028
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Potensi Ekonomi Syariah Capai Rp 343 Triliun
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Pemerintah Percepat Penyaluran B50, Targetkan 16,8 Juta KL di 2026
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA


