Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Morgan Stanley Perkuat Kepemilikan Saham GOTO Senilai Rp547 Miliar

Perusahaan investasi global Morgan Stanley memperbesar kepemilikan saham GOTO melalui pembelian tiga kali lipat seharga Rp25 per saham, menaikkan total kepemilikan menjadi 7,6% dari sebelumnya 5,7%.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 8 September 2026, 11.30 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Morgan Stanley Perkuat Kepemilikan Saham GOTO Senilai Rp547 Miliar
Foto: CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Morgan Stanley and Co International Plc kembali melakukan pembelian saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dengan total nilai mencapai sekitar Rp547,98 miliar pada 2 September 2026. Transaksi dilakukan dalam tiga tahap, masing-masing melibatkan pembelian sebanyak 12,57 miliar, 119,95 juta, dan 9,22 miliar saham, dengan harga rata-rata Rp25 per lembar. Keseluruhan pembelian dilakukan secara langsung dan bertujuan untuk memperkuat posisi investasi di emiten digital tersebut.

Pembelian terbaru menaikkan kepemilikan Morgan Stanley di GOTO dari 5,7157% menjadi 7,5986% dari total saham beredar. Sebelumnya, perusahaan tersebut telah membeli saham GOTO senilai Rp87,3 miliar pada 21 Agustus 2026, melalui dua transaksi dengan harga Rp23 per saham. Total saham yang dibeli pada periode tersebut mencapai 3,796 miliar lembar, menunjukkan konsistensi strategi akumulasi saham oleh investor global terhadap emiten berbasis teknologi.

Dalam keterbukaan informasi yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), disebutkan bahwa seluruh transaksi dilakukan dengan tujuan investasi jangka panjang dan tidak terkait dengan aktivitas pasar sekunder lainnya. Perubahan kepemilikan ini menunjukkan kepercayaan investor institusi terhadap prospek pertumbuhan GoTo dalam ekosistem digital Indonesia, terutama dalam sektor transportasi daring dan e-commerce.

Saat ini, saham GOTO diperdagangkan stagnan di level Rp50 per saham, dengan kapitalisasi pasar mencapai Rp57,03 triliun. Meski tidak ada pergerakan signifikan dalam harga saham, lonjakan kepemilikan oleh Morgan Stanley mencerminkan ekspektasi positif terhadap fundamental perusahaan. Transaksi ini juga menjadi indikator ketertarikan investor asing terhadap emiten yang beroperasi di sektor teknologi dan layanan digital di Indonesia.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya