Nagita Ungkap Transformasi Pandangan Raffi Soal Investasi
Artis Nagita Slavina menceritakan perjalanan awalnya dalam berinvestasi saham selama pandemi, yang memengaruhi perubahan sikap suaminya, Raffi Ahmad, dari preferensi instrumen aman ke pasar modal.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 5 September 2026, 19.25 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Ketika pandemi melanda, Nagita Slavina memilih mengambil langkah berani dengan memulai investasi di pasar saham, meski awalnya dihinggapi rasa khawatir. Ia mengungkapkan bahwa keberaniannya itu didorong oleh pengalaman belajar dari ibunya, serta dasar ilmu akuntansi yang pernah ditempuh saat kuliah. Dengan modal pengetahuan dasar, ia mulai mengenal dinamika pasar secara bertahap.
Proses ini tidak dilakukan secara sembarangan. Nagita menekankan pentingnya konsultasi dengan ahli keuangan dan bankir sebelum memasuki pasar modal. Ia menilai bahwa pemahaman risiko menjadi kunci utama sebelum mengalokasikan dana. Keputusan itu terbukti membawa hasil positif, terutama selama masa sulit, ketika investasinya justru menghasilkan keuntungan yang signifikan.
Kemenangan finansial tersebut berdampak pada perubahan persepsi suaminya, Raffi Ahmad. Sebelumnya, Raffi lebih cenderung memilih instrumen investasi yang dianggap stabil, seperti deposito. Namun, melihat hasil nyata dari keputusan Nagita, ia mulai membuka pikiran terhadap potensi keuntungan dari saham.
Nagita menegaskan bahwa investasi bukan hanya soal keberuntungan, melainkan hasil dari perencanaan matang dan pemahaman pasar. Ia menekankan pentingnya diversifikasi instrumen, bukan hanya mengandalkan satu jenis saja. Dengan demikian, keberhasilan finansial yang diraihnya menjadi bukti bahwa dengan pendekatan yang benar, investasi bisa menjadi alat perlindungan dan peningkatan kekayaan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Perusahaan robotika AiMoga, kolaborator strategis Chery, telah mengirim lebih dari 2.000 unit robot ke lebih dari 60 negara secara kumulatif, dengan fokus ekspansi di Asia Tenggara, Timur Tengah, Eropa, Afrika, dan Amerika Latin.
8 September 2026

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Gangguan penerbangan akibat sebaran abu vulkanik berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi hingga Rp100 miliar jika berlangsung lebih dari lima hari tanpa respons cepat dari semua pihak terkait.
8 September 2026

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Pemerintah menargetkan pencampuran etanol 20% dalam bensin (E20) mulai berlaku di seluruh Indonesia pada 2028, didukung percepatan pembangunan pabrik dan kebijakan tanpa cukai untuk bioetanol.
8 September 2026

Anggaran Cost Recovery Naik, Produksi Migas Turun: Mekeng Minta Transparansi
Ketua Komisi XII DPR mempertanyakan kenaikan cost recovery yang tak sejalan dengan penurunan produksi migas nasional, menekankan perlunya transparansi dan akuntabilitas atas penggunaan uang negara.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Cukai Bioetanol Dihapus, Ekspektasi Bensin Hijau Capai E20 2028
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Potensi Ekonomi Syariah Capai Rp 343 Triliun
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Pemerintah Percepat Penyaluran B50, Targetkan 16,8 Juta KL di 2026
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA


