Nepal Dorong Kunjungan Wisatawan Pasca Banjir Bandang
Pemerintah Nepal menyerukan tetap berkunjung meski terdampak banjir bandang, dengan jaminan fasilitas pariwisata utama tetap beroperasi dan fokus pada pemulihan berkelanjutan.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 5 September 2026, 19.36 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Pemerintah Nepal mengimbau para wisatawan mancanegara untuk tidak menunda atau membatalkan kunjungan ke negara tersebut, meskipun baru saja dilanda bencana banjir bandang akibat longsor gletser di perbatasan dengan Tiongkok. Menteri Pariwisata Khadakraj Paudel menegaskan bahwa sektor pariwisata tetap menjadi tulang punggung ekonomi nasional, dan kehadiran turis kini menjadi kunci dalam proses pemulihan pasca-bencana. Ia menekankan bahwa jalur trekking dan kawasan pegunungan tetap aman dan siap menerima kunjungan.
Bencana yang melanda wilayah sepanjang aliran sungai menyebabkan kerusakan luas pada infrastruktur permukiman dan fasilitas umum. Berdasarkan data terbaru, setidaknya 1.114 orang meninggal dunia dan hampir 4.000 lainnya masih hilang, termasuk 583 warga negara asing dari 38 negara. Kerugian ekonomi di sektor pariwisata diperkirakan mencapai 50 miliar rupee Nepal, setara sekitar Rp5,8 triliun. Kerusakan mencakup 142 hotel, 57 restoran, 141 kendaraan wisata, serta 27 situs warisan budaya, termasuk kawasan religius Devighat dan biara-biara masyarakat Tamang di Distrik Rasuwa.
Paudel menegaskan bahwa bandara, hotel utama, dan destinasi wisata strategis tetap beroperasi normal. Upaya pemulihan difokuskan pada pemulihan infrastruktur kritikal sambil menjaga keberlanjutan aktivitas pariwisata. Pemerintah menilai bahwa aktivitas wisata tetap vital, terlebih karena pada 2025 Nepal berhasil menarik lebih dari satu juta wisatawan asing yang berkunjung untuk mendaki gunung-gunung Himalaya, termasuk Gunung Everest.
Sebagai bagian dari strategi jangka panjang, pemerintah merancang konversi sejumlah wilayah terdampak menjadi kawasan warisan iklim. Rencananya, area tersebut akan dibangun sebagai museum, taman edukasi, dan monumen untuk mengingatkan generasi mendatang tentang dampak bencana alam dan perubahan iklim. Tujuan utamanya adalah transformasi bencana menjadi pelajaran global, sekaligus memperkuat ketahanan pariwisata Nepal di tengah tantangan lingkungan yang semakin kompleks.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pemerintah Percepat Penyaluran B50, Targetkan 16,8 Juta KL di 2026
Pemerintah menargetkan penyaluran biodiesel B50 mencapai 16,8 juta kilo liter pada 2026 sebagai bagian dari strategi pengurangan impor dan penguatan sektor energi nasional.
8 September 2026

Gaji Perdana Menteri Singapura Naik, Seluruh Kenaikan Disumbangkan
Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong menyatakan akan menyumbangkan seluruh kenaikan gaji selama lima tahun ke depan untuk kegiatan sosial, meski gaji tetap diterima sesuai aturan resmi.
8 September 2026

Penutupan 7 Bandara Diperpanjang Akibat Abu Vulkanik Anak Krakatau
Penutupan operasional tujuh bandara di sekitar Anak Krakatau diperpanjang hingga 7 September pukul 23.59 WIB demi menjamin keselamatan penerbangan.
8 September 2026

90 Persen SPBU Sudah Salurkan B50, Pemerintah Tegaskan Langkah Menuju Kemandirian Energi
Sebanyak 90 persen stasiun pengisian bahan bakar umum di Indonesia telah mulai menjual biodiesel B50, seiring percepatan program kemandirian energi nasional yang dimulai sejak 2018.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA


