Netanyahu Jr. Kena Kritik Keras di Inggris Usai Sebut Falkland Milik Argentina
Komentar Yair Netanyahu soal Kepulauan Falkland sebagai milik Argentina memicu kecaman luas dari politisi Inggris, baik dari sayap kanan maupun kiri, karena menyinggung kedaulatan negara.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 17.46 WITA·👁 5 orang membaca· 0 hari ini · 25x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pernyataan Yair Netanyahu, putra perdana menteri Israel, yang menyebut Kepulauan Falkland sebagai milik Argentina, memicu gelombang kemarahan di Inggris. Unggahan berbahasa Spanyol tersebut tersebar luas di media sosial dan langsung menuai reaksi tajam dari berbagai kalangan politik. Kritik paling tajam datang dari tokoh sayap kanan, termasuk pemimpin partai Restore Britain, Rupert Lowe, yang menekankan bahwa wilayah tersebut merupakan bagian tak terpisahkan dari kedaulatan Inggris.
Lowe menegaskan bahwa Inggris siap bertindak tegas, bahkan berperang jika diperlukan, untuk mempertahankan wilayah yang telah menjadi sumber ketegangan sejak invasi Argentina pada 1982. Ia menyatakan bahwa komentar Yair justru melemahkan posisi Israel di kalangan kelompok yang biasanya mendukung Israel, terutama di kalangan sayap kanan Inggris.
Mantan anggota parlemen Partai Konservatif, Conor Burns, menyebut pernyataan tersebut sebagai tindakan "bodoh" yang dapat merusak hubungan diplomatik dan dukungan politik yang sudah lama dibangun. Ia memperingatkan bahwa narasi yang menyerang negara sekutu seperti Inggris justru bisa memperkuat posisi lawan dalam diplomasi internasional.
Di sisi lain, Yair Netanyahu juga menyebut pemerintahan Argentina di bawah Presiden Javier Milei lebih pro-Israel dibandingkan Inggris. Ia menuding London melakukan "kemunafikan dan permusuhan" terhadap Israel melalui pengakuan terhadap negara Palestina, serta mendukung narasi antisemitisme dan fitnah darah. Pernyataan ini dilihat sebagai upaya diplomasi balik, namun justru memperkeruh suasana politik di Inggris.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Houthi Negasi Serangan ke Makkah dan Madinah, Sebut Klaim Saudi Bohong
Kelompok Houthi menyangkal tudingan Arab Saudi bahwa rudal mereka menargetkan Makkah dan Madinah, menyebut pernyataan tersebut sebagai kebohongan besar.
25 Oktober 2026

4 Pilot Tewas dalam Tabrakan Pesawat Latih di Filipina
Dua pesawat latih SF-260 Angkatan Udara Filipina bertabrakan saat latihan, menewaskan empat pilot di Pangkalan Udara Fernando, Batangas.
25 Oktober 2026

Supervisor 34 Tahun Cari Kerja Sesuai Pengalaman
Seorang supervisor berusia 34 tahun berjuang menemukan pekerjaan yang sesuai keterampilan setelah kontrak kerja berakhir, dengan pilihan terbatas dan harapan tetap optimistis meski harus memulai dari bawah.
24 Oktober 2026

Nenek 96 Tahun Raih 15 Juta Pengikut, Bantu Biaya Panti Jompo
Nenek asal Connecticut berhasil menutupi biaya tinggal di panti jompo sebesar Rp190 juta per bulan melalui pendapatan dari media sosial.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Transformasi Energi Indonesia Menapaki Jalur Kemandirian
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.30 WITA

Penghapusan Insentif Flat Hemat Rp3 Triliun untuk MBG
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.29 WITA

Lula dan Flavio Bolsonaro Saling Serang di Debat Akhir Pemilu
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.09 WITA

Koneksi Starlink Stabil di Kecepatan 400 km/Jam, Ungkap Menteri Pertahanan Ukraina
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.08 WITA

Penyintas Serangan Gereja Yordania Ungkap Detik-detik Pelaku Arahkan Pistol
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.07 WITA

RI Kurangi Ekspor Gas ke Singapura, Dampaknya Di Bawah 2 Persen
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.07 WITA

Richard Lee: Jangan Lawan Iblis dengan Logika
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.06 WITA

Kanye West Tutup Konser GBK dengan Runaway Emosional
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.06 WITA

