Netanyahu Yakin Rezim Iran Akan Hancur dalam Dekat
Perdana Menteri Israel menyatakan keyakinan tinggi bahwa rezim Teheran kini sedang mengalami kemunduran kritis dan berada di ambang kehancuran akibat tekanan militer dan politik internasional.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 07.51 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyampaikan keyakinan kuat bahwa pemerintahan ayatollah di Iran, yang kini dipimpin Pemimpin Tertinggi Mojtaba Khamenei, sedang mengalami fase kelemahan terparah dalam sejarahnya. Dalam pidato terbuka kepada para pejabat militer, ia menekankan bahwa sistem pemerintahan Teheran kini berada dalam posisi kritis, bahkan sulit mempertahankan eksistensi internal. Ia menilai bahwa serangan terbaru yang dilakukan Amerika Serikat telah mempercepat proses deklinasi kekuatan Iran secara signifikan.
Netanyahu menegaskan bahwa misi penghentian ancaman dari Iran belum selesai, meskipun AS kini dianggap kehilangan arah dalam pendekatan diplomatiknya. Ia menyoroti bahwa Iran menolak berdialog secara serius, sehingga Washington akhirnya memilih kembali ke jalur tekanan keras. "Mereka tidak menyerang kita bukan karena takut, melainkan karena menyadari kekuatan persenjataan dan komitmen Israel yang tak tergoyahkan," ujarnya dalam pernyataan yang disiarkan secara langsung.
Dalam konteks ini, Israel menolak menyerah pada skenario gencatan senjata yang sempat terjalin pada April lalu, yang dihasilkan dari upaya perundingan antara AS dan Iran. Meski AS kembali memperketat tekanan melalui ancaman sanksi dan serangan militer, Iran tetap merespons dengan melancarkan serangan balasan terhadap sekutu-sekutu Amerika di kawasan Teluk, termasuk Kuwait, Qatar, Yordania, dan wilayah Kurdistan di Irak.
Namun, menurut Netanyahu, keberhasilan Israel dalam menghadapi ancaman dari Iran tidak tergantung pada izin Washington. Ia menegaskan bahwa Tel Aviv memiliki kemampuan dan niat untuk bertindak secara mandiri, bahkan jika Washington tidak memberikan lampu hijau. Tujuan utamanya tetap sama: menggulingkan rezim yang selama ini dianggap ancaman eksistensial bagi keamanan Israel. Ia yakin bahwa momen itu sudah tiba, dan bukan lagi soal apakah, melainkan kapan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Harga Bensin AS Tembus Rp72,7 Juta per Galon Akibat Ketegangan AS-Iran
Lonjakan harga bensin di AS mencapai Rp72,7 juta per galon menjelang Labor Day, dipicu serangan militer terhadap Iran dan kekhawatiran gangguan pasokan minyak global.
8 September 2026

JLR Siap PHK 4.000 Karyawan Akibat Tekanan Persaingan Global
Jaguar Land Rover mengumumkan pemangkasan 4.000 posisi kerja sebagai respons terhadap tekanan kompetitif dari mobil China dan ketidakpastian pasar global.
8 September 2026

Pesawat Kargo Melampaui Batas Landasan, Tewaskan Lima Orang di Miami
Kecelakaan pesawat kargo Amazon Prime Air 7598 di Bandara Internasional Miami menewaskan lima orang dan melukai lima lainnya, termasuk tiga dalam kondisi kritis, setelah melampaui batas landasan pacu saat mendarat.
7 September 2026

AS Perbarui Imbauan Keamanan untuk Wisatawan ke Brasil
Pemerintah AS memperbarui rekomendasi perjalanan ke Brasil dengan penekanan pada risiko kejahatan berkekerasan dan penculikan kilat di kawasan perkotaan.
7 September 2026
Berita Lainnya

PAG Disejajarkan Singapura sebagai Pusat LNG Asia
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Bandara Soekarno-Hatta dan Lokasi Lain Segera Beroperasi Kembali
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Indonesia Pionir B50, Eropa dan Jepang Pelajari Skema Suksesnya
Rabu, 9 September 2026, 07.36 WITA

Data Ekonomi India Dikritik, Mantan Pejabat Sebut Manipulasi Sistemik
Rabu, 9 September 2026, 07.34 WITA

Empat Lukisan Renoir Raib dari Museum di Prancis
Rabu, 9 September 2026, 07.34 WITA

48 Jam Listrik Padam, Warga Gambia Aksi Massal Tuntut Presiden Mundur
Rabu, 9 September 2026, 07.34 WITA

Warga Bantaran Rel Senen Diberi Hunian Sementara oleh Pemerintah
Rabu, 9 September 2026, 07.33 WITA

Warga Saudi Jadi Korban Penusukan di Mayfair, Polisi Tangkap Pelaku
Rabu, 9 September 2026, 07.33 WITA


