Nyamuk Malaria Masuk Lewat Pesawat, Dua Karyawan Bandara Meninggal
Wabah malaria langka di Bandara Frankfurt menewaskan dua pekerja setelah nyamuk pembawa penyakit dibawa melalui penerbangan dari daerah endemis.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 1 September 2026, 20.30 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 13x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Dua karyawan bandara utama Jerman meninggal dunia akibat infeksi malaria, menandai kejadian langka yang memicu kekhawatiran kesehatan publik di wilayah yang sebelumnya dianggap bebas penyakit tersebut. Kasus ini terdeteksi pada Juli 2026, setelah enam pekerja lainnya mengalami gejala serius akibat infeksi yang sama. Kementerian Kesehatan Jerman menyatakan bahwa transmisi penyakit terjadi melalui nyamuk yang dibawa masuk melalui penerbangan dari wilayah endemis malaria.
Menurut pernyataan resmi dari otoritas bandara, perangkap nyamuk telah dipasang di area strategis untuk menangkap serangga potensial. Sampel nyamuk yang tertangkap akan dianalisis di laboratorium untuk mengidentifikasi spesies dan asal-usulnya. Seluruh karyawan diberikan informasi menyeluruh mengenai gejala malaria, serta disarankan untuk segera memeriksakan diri jika mengalami demam, kelelahan, atau gejala lain yang mencurigakan.
Enam pekerja yang terinfeksi berasal dari berbagai divisi dan lokasi kerja di bandara, sebagian besar merupakan pria dewasa. Otoritas kesehatan sedang menganalisis sampel darah untuk menentukan apakah semua kasus disebabkan oleh satu nyamuk atau lebih dari satu vektor yang berbeda. Kematian dua korban terjadi pada Rabu pekan lalu, dan surat resmi telah dikirimkan ke media untuk memastikan transparansi informasi.
Pihak Robert Koch Institute, lembaga penelitian kesehatan nasional, menegaskan bahwa risiko bagi masyarakat umum di Frankfurt sangat rendah, karena malaria tidak menular langsung dari manusia ke manusia. Penyakit ini hanya ditularkan melalui gigitan nyamuk betina jenis Anopheles. Keterlambatan diagnosis menjadi ancaman utama, terutama bagi mereka yang tidak memiliki riwayat perjalanan ke daerah endemis.
Kasus ini menjadi yang kedua kalinya terjadi di Bandara Frankfurt dalam tiga tahun terakhir, sejak kejadian serupa pada 2023. WHO menekankan bahwa malaria dapat dicegah dan disembuhkan, tetapi tanpa penanganan cepat, infeksi dapat berkembang menjadi kondisi kritis. Peristiwa ini menyoroti pentingnya deteksi dini dan pengendalian vektor di fasilitas transportasi internasional.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Tentara AS Didakwa Insider Trading Rp7,2 Miliar
Seorang tentara aktif AS didakwa menggunakan informasi rahasia militer untuk meraih keuntungan hingga Rp7,2 miliar dari pasar prediksi, terancam hukuman maksimal 20 tahun penjara.
25 Oktober 2026

Lutfi dan Dino Berbeda Sikap Soal Tekanan Singapura Terkait Pasar Saham dan Karhutla
Perbedaan pandangan muncul antara dua tokoh publik soal respons terhadap tekanan Singapura terkait klasifikasi pasar modal dan kebakaran hutan, dengan Lutfi menyoroti kepentingan ekonomi dan lingkungan, sementara Dino menekankan pentingnya diplomasi dan kerja sama regional.
25 Oktober 2026

Widodo AS Tutup Usia, Pemimpin TNI Pertama dari Angkatan Laut
Mantan Panglima TNI dan Menko Polhukam, Laksamana TNI (Purn) Widodo Adi Sutjipto, meninggal dunia pada Minggu (25/10), meninggalkan jejak sejarah sebagai tokoh militer pertama dari matra Angkatan Laut yang memimpin TNI secara nasional.
25 Oktober 2026

Demonstrasi Prancis Ricuh, Massa Protes Biaya Hidup
Aksi protes nasional di Paris dan Marseille memicu bentrokan dengan polisi akibat ketidakpuasan terhadap kenaikan harga bahan bakar dan biaya hidup yang tinggi.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Anggota BPK Fathan Subchi Wafat di Usia 56 Tahun
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.59 WITA

Sopir Ojol Korban Tabrakan Mobil BYD Masih Dirawat di RS Fatmawati
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.58 WITA

Santri Klaten Diharapkan Jadi Pilar Pembangunan Indonesia Emas
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.58 WITA

Ribu Warga Albania Demo, Tuntut Mundurnya PM Akibat Krisis Hidup dan Korupsi
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.58 WITA

Prabowo Tegaskan Ketahanan Ekonomi Indonesia Hadapi Tekanan MSCI
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

243 Orang dan 14 Perusahaan Jadi Tersangka Karhutla
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

UMKM Binaan Pertamina Dorong Pemberdayaan Sosial dan Pelestarian Budaya
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

Penangkapan Jaringan Narkoba di Mesuji Ungkap Ratusan Ekstasi dan Senjata Rakitan
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

