Operasi Tulang Panggul Minati Atmanegara Tuntaskan Cedera Lama dari Jatuh di Lokasi Syuting
Aktris senior Minati Atmanegara menjalani operasi tulang panggul kanan setelah cedera berulang selama delapan tahun akibat jatuh di lokasi syuting.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 09.22 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 6x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Perempuan berusia 67 tahun ini mengungkapkan bahwa cedera yang menimpanya terjadi pada masa-masa syuting di sebuah proyek film, saat ia terpeleset dari tangga kecil yang tak terlihat karena warnanya sama dengan lantai. Ia menyebut kejadian itu terjadi sekitar tujuh hingga delapan tahun lalu, dan awalnya hanya dirasakan sebagai rasa pegal yang biasa. Namun, nyeri di area panggul kanan tak kunjung mereda dan semakin memburuk seiring waktu, mengganggu mobilitas sehari-hari.
Ia sempat menunda perawatan medis, lebih memilih menjalani fisioterapi dan tetap menjalani aktivitas rutin seperti syuting serta senam. Namun, seiring berjalannya waktu, postur berjalan mulai berubah, terlihat dari gaya jalan yang terasa diseret dan tidak alami. Baru pada awal tahun lalu, ia memutuskan berkonsultasi ke dokter ortopedi, yang kemudian mendiagnosis kondisi tulangnya telah mencapai tahap grade 4, di mana tulang telah mengalami pertumbuhan abnormal dan menempel penuh pada sendi.
Operasi dilakukan pada bulan November, dengan metode pengobatan berbasis stem cell yang melibatkan pengeboran tulang hingga ke panggul untuk memasukkan sel punca. Menurut Minati, prosedur tersebut berlangsung kurang dari satu jam dan tidak menimbulkan rasa sakit selama dilakukan karena pengaruh anestesi. Setelah bius berakhir, nyeri muncul dan tetap dirasakan hingga kini, meski tidak parah, sebagai bagian dari proses pemulihan.
Hasil pemeriksaan rontgen terbaru menunjukkan tulang telah menjadi lebih padat dan sendi mulai terlepas dari bonggol yang sebelumnya menempel. Ia kini menjalani terapi fisik di dalam air sebagai bagian dari rehabilitasi, guna membantu memulihkan fungsi sendi dan memperbaiki mobilitas. Tujuan utamanya adalah mengembalikan keseimbangan gerak dan kualitas hidup yang lebih baik setelah bertahun-tahun menghadapi dampak cedera yang tertunda penanganannya.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Houthi Negasi Serangan ke Makkah dan Madinah, Sebut Klaim Saudi Bohong
Kelompok Houthi menyangkal tudingan Arab Saudi bahwa rudal mereka menargetkan Makkah dan Madinah, menyebut pernyataan tersebut sebagai kebohongan besar.
25 Oktober 2026

4 Pilot Tewas dalam Tabrakan Pesawat Latih di Filipina
Dua pesawat latih SF-260 Angkatan Udara Filipina bertabrakan saat latihan, menewaskan empat pilot di Pangkalan Udara Fernando, Batangas.
25 Oktober 2026

Supervisor 34 Tahun Cari Kerja Sesuai Pengalaman
Seorang supervisor berusia 34 tahun berjuang menemukan pekerjaan yang sesuai keterampilan setelah kontrak kerja berakhir, dengan pilihan terbatas dan harapan tetap optimistis meski harus memulai dari bawah.
24 Oktober 2026

Nenek 96 Tahun Raih 15 Juta Pengikut, Bantu Biaya Panti Jompo
Nenek asal Connecticut berhasil menutupi biaya tinggal di panti jompo sebesar Rp190 juta per bulan melalui pendapatan dari media sosial.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Transformasi Energi Indonesia Menapaki Jalur Kemandirian
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.30 WITA

Penghapusan Insentif Flat Hemat Rp3 Triliun untuk MBG
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.29 WITA

Lula dan Flavio Bolsonaro Saling Serang di Debat Akhir Pemilu
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.09 WITA

Koneksi Starlink Stabil di Kecepatan 400 km/Jam, Ungkap Menteri Pertahanan Ukraina
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.08 WITA

Penyintas Serangan Gereja Yordania Ungkap Detik-detik Pelaku Arahkan Pistol
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.07 WITA

RI Kurangi Ekspor Gas ke Singapura, Dampaknya Di Bawah 2 Persen
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.07 WITA

Richard Lee: Jangan Lawan Iblis dengan Logika
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.06 WITA

Kanye West Tutup Konser GBK dengan Runaway Emosional
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.06 WITA

