Selasa, 22 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

P3-TGAI Naik Jadi 13.296 Lokasi di 2027

Kementerian PU menaikkan jumlah lokasi P3-TGAI pada 2027 menjadi 13.296 titik, menunjukkan komitmen memperkuat irigasi berbasis masyarakat untuk ketahanan pangan dan ekonomi lokal.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 22 September 2026, 17.46 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 3x dibuka
P3-TGAI Naik Jadi 13.296 Lokasi di 2027📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air menetapkan peningkatan jumlah lokasi program percepatan peningkatan tata guna air irigasi (P3-TGAI) pada tahun anggaran 2027 menjadi 13.296 titik. Kenaikan ini merupakan kelanjutan dari target tahun sebelumnya yang mencapai 12.000 lokasi, dengan penambahan sebanyak 1.296 titik. Penetapan ini disampaikan secara langsung oleh Direktur Jenderal Sumber Daya Air dalam forum rapat kerja bersama Komisi V DPR RI, sebagai bagian dari perencanaan strategis dalam memperkuat infrastruktur pertanian berbasis masyarakat.

Program P3-TGAI dirancang sebagai upaya partisipatif yang melibatkan petani secara aktif dalam perencanaan, pembangunan, dan pengelolaan jaringan irigasi. Kegiatan yang dilakukan mencakup rehabilitasi, peningkatan, serta pembangunan jaringan irigasi kecil dengan luas layanan di bawah 150 hektare, termasuk jaringan tersier dan irigasi desa. Pendekatan ini tidak hanya menjamin ketersediaan air irigasi secara berkelanjutan, tetapi juga meningkatkan ketahanan pertanian terhadap perubahan iklim, terutama pada musim kemarau.

Dengan melibatkan masyarakat sebagai pelaku utama, program ini mampu menciptakan dampak ganda: di satu sisi memperbaiki infrastruktur, di sisi lain memperkuat kapasitas kelembagaan petani dan mendorong kemandirian lokal. Selain itu, program ini turut mendorong perekonomian desa melalui skema padat karya, di mana masyarakat petani turut berperan langsung dalam pelaksanaan proyek. Dengan demikian, manfaat tidak hanya berupa infrastruktur, tetapi juga pendapatan langsung yang menggerakkan ekonomi mikro di tingkat desa.

Menteri Pekerjaan Umum menegaskan bahwa penguatan infrastruktur irigasi menjadi fondasi utama dalam menjaga keberlanjutan produksi pangan nasional. Keandalan pasokan air irigasi menjadi kunci untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan efisiensi usaha tani. Melalui pendekatan berbasis masyarakat, program ini diharapkan mampu menciptakan sinergi antara pembangunan infrastruktur dan kesejahteraan sosial, sekaligus menjawab tantangan ketahanan pangan di tengah dinamika lingkungan dan ekonomi yang terus berubah.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya