Pajak Indonesia Rendah karena Strategi Pembiayaan Alternatif
Pemerintah memilih pendekatan berbeda dari Eropa dengan mengandalkan Surat Berharga Negara sebagai alat pembiayaan, bukan hanya pajak, untuk menopang belanja negara.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 6 September 2026, 15.30 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Pemerintah Indonesia sengaja mempertahankan tingkat tarif pajak yang relatif lebih rendah dibandingkan negara-negara Eropa, bukan karena kekurangan pendapatan, melainkan karena strategi pembiayaan yang lebih beragam. Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan menegaskan bahwa penerimaan pajak bukan satu-satunya sumber pendanaan negara, melainkan salah satu dari beberapa instrumen yang digunakan. Dengan memanfaatkan Surat Berharga Negara (SBN), pemerintah mampu menopang kebutuhan anggaran tanpa harus menaikkan beban pajak secara drastis.
Kebijakan ini dirancang untuk menjaga daya beli masyarakat serta mencegah penurunan aktivitas ekonomi akibat beban pajak yang berlebihan. Jika pemerintah memilih menaikkan pajak secara signifikan, risikonya adalah melambatnya pertumbuhan ekonomi dan menurunnya partisipasi masyarakat dalam aktivitas produktif. Oleh karena itu, pemerintah memilih jalan alternatif yang lebih seimbang, dengan memanfaatkan pasar modal domestik melalui penerbitan SBN sebagai sarana pendanaan jangka panjang.
SBN tidak hanya berfungsi sebagai alat pembiayaan, tetapi juga menjadi instrumen investasi yang terbuka bagi masyarakat umum, baik investor institusi maupun ritel. Dana dari penerbitan SBN digunakan untuk membiayai proyek strategis seperti pembangunan infrastruktur di daerah terpencil, termasuk pelabuhan di Papua. Dengan demikian, masyarakat yang membeli SBN turut serta dalam mendukung pembangunan nasional, sekaligus memperoleh imbal hasil secara rutin.
Pola kepemilikan SBN telah mengalami perubahan signifikan dalam dekade terakhir. Dulu dominan dimiliki oleh investor asing, kini porsi kepemilikan domestik jauh lebih besar, bahkan melibatkan investor ritel dari kalangan masyarakat luas. Hal ini berdampak positif karena pembayaran bunga SBN yang sebelumnya keluar negeri kini lebih banyak kembali ke dalam negeri, meningkatkan aliran dana ke masyarakat dan memperkuat perekonomian domestik.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Perusahaan robotika AiMoga, kolaborator strategis Chery, telah mengirim lebih dari 2.000 unit robot ke lebih dari 60 negara secara kumulatif, dengan fokus ekspansi di Asia Tenggara, Timur Tengah, Eropa, Afrika, dan Amerika Latin.
8 September 2026

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Gangguan penerbangan akibat sebaran abu vulkanik berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi hingga Rp100 miliar jika berlangsung lebih dari lima hari tanpa respons cepat dari semua pihak terkait.
8 September 2026

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Pemerintah menargetkan pencampuran etanol 20% dalam bensin (E20) mulai berlaku di seluruh Indonesia pada 2028, didukung percepatan pembangunan pabrik dan kebijakan tanpa cukai untuk bioetanol.
8 September 2026

Anggaran Cost Recovery Naik, Produksi Migas Turun: Mekeng Minta Transparansi
Ketua Komisi XII DPR mempertanyakan kenaikan cost recovery yang tak sejalan dengan penurunan produksi migas nasional, menekankan perlunya transparansi dan akuntabilitas atas penggunaan uang negara.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Cukai Bioetanol Dihapus, Ekspektasi Bensin Hijau Capai E20 2028
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Potensi Ekonomi Syariah Capai Rp 343 Triliun
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Pemerintah Percepat Penyaluran B50, Targetkan 16,8 Juta KL di 2026
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA


