Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Pakistan Tolak Sanksi Sepihak AS terhadap Iran

Pakistan menegaskan penolakan terhadap sanksi ekonomi sepihak AS terhadap Iran, menekankan komitmen pada hukum internasional dan diplomasi sebagai solusi konflik.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 20.48 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Pakistan Tolak Sanksi Sepihak AS terhadap Iran
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pakistan secara tegas menolak mengikuti kebijakan sanksi ekonomi sepihak yang diumumkan oleh Amerika Serikat terhadap Iran. Juru bicara Kementerian Luar Negeri negara itu menegaskan bahwa langkah tersebut bertentangan dengan prinsip hukum internasional dan tidak diakui oleh Islamabad. Pernyataan ini disampaikan dalam pernyataan resmi yang dikutip dari media Iran, menegaskan bahwa hubungan bilateral dengan Iran tetap berjalan sesuai kerangka hukum global.

Dalam pernyataannya, pejabat tersebut menyoroti bahwa sanksi ekonomi tidak menyelesaikan konflik, melainkan memperburuk ketegangan. Ia menekankan bahwa persoalan antara AS dan Iran harus diselesaikan melalui dialog dan diplomasi, bukan melalui tekanan ekonomi. Pakistan menilai bahwa pendekatan semacam itu justru mengancam stabilitas regional dan mengganggu aliran perdagangan global yang telah terjalin secara stabil.

Pemerintah Pakistan juga menekankan peran sebagai mediator dalam konflik antara dua negara tersebut. Sebelumnya, negara ini berhasil menfasilitasi gencatan senjata dan membantu penandatanganan nota kesepahaman (MoU) untuk menstabilkan hubungan. Upaya diplomasi ini menjadi bukti bahwa solusi konflik bisa dicapai tanpa mengorbankan prinsip kebebasan ekonomi dan kedaulatan negara.

Pernyataan ini muncul menyusul ancaman Presiden AS yang menyebutkan operasi ekonomi paling dahsyat dalam sejarah, yang akan menargetkan negara-negara yang dianggap membantu Iran. Ancaman tersebut termasuk sanksi terhadap lembaga keuangan, bisnis, bandara, dan entitas pemerintah yang berinteraksi dengan Teheran. Namun, Pakistan tetap berkomitmen untuk tidak terlibat dalam kebijakan yang dianggap melanggar norma internasional.

Konflik antara AS dan Iran terus berlanjut hingga bulan keenam tanpa adanya kemajuan signifikan dalam negosiasi. Meskipun sempat ada gencatan senjata dan kesepakatan MoU, ketegangan tetap tinggi. Pakistan menekankan bahwa isolasi dan tekanan ekonomi bukan solusi, melainkan faktor pemicu ketegangan baru. Negara ini menyerukan kembali pendekatan damai dan dialog sebagai satu-satunya jalan keluar yang berkelanjutan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya