Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

PARSOL® Shield Resmi Diperbolehkan di AS Setelah Raih Izin FDA

Bemotrizinol (BEMT) resmi diizinkan sebagai bahan aktif tabir surya di Amerika Serikat setelah lolos uji GRASE dan MUsT, membuka era perlindungan UV generasi baru.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 22.39 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
PARSOL® Shield Resmi Diperbolehkan di AS Setelah Raih Izin FDA
Foto: ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) telah memberikan izin penggunaan resmi untuk PARSOL® Shield, bahan aktif baru berupa bemotrizinol (BEMT), dalam produk tabir surya di pasar AS. Keputusan ini menandai pencapaian penting karena menjadi inovasi tabir surya pertama yang disetujui dalam lebih dari dua dasawarsa, setelah melalui proses evaluasi ketat berdasarkan standar GRASE (Generally Recognized as Safe and Effective) dan uji penggunaan maksimal (MUsT) terbaru. Keberhasilan ini menjadi bukti komitmen jangka panjang perusahaan dalam pengembangan solusi perlindungan kulit yang berbasis sains dan regulasi modern.

Uji klinis yang melibatkan hampir 500 peserta dari berbagai latar belakang etnis di AS menunjukkan bahwa PARSOL® Shield menawarkan perlindungan UV yang sangat efektif, toleransi tinggi terhadap kulit, serta profil keamanan yang sangat baik. Bahan ini mampu menjawab berbagai kebutuhan konsumen, mulai dari pencegahan kanker kulit hingga perlindungan terhadap kerusakan akibat paparan sinar matahari jangka panjang, termasuk penuaan dini akibat fotoaging. Keunggulan lainnya terletak pada kemampuannya bekerja efisien pada konsentrasi rendah, yang mendukung formulasi produk dengan tekstur ringan dan fleksibilitas tinggi.

Dalam pernyataan resmi, para pemimpin dsm-firmenich menekankan bahwa izin ini merupakan hasil dari kolaborasi intensif dengan regulator, serta investasi berkelanjutan dalam riset dan pengembangan. Menurut Dr. Jochen Klock, Direktur Global Regulatory Affairs, kehadiran PARSOL® Shield membantu menutup kesenjangan inovasi yang telah lama terjadi di pasar tabir surya AS, sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap perlindungan UV mutakhir. Dengan sifat fotostabil dan kemampuan menyederhanakan formulasi, bahan ini juga mempercepat waktu peluncuran produk ke pasar secara global.

Selain itu, PARSOL® Shield telah mendapatkan izin di berbagai wilayah dunia, yang memungkinkan merek melakukan strategi produk yang lebih terpadu dan berkelanjutan. Keberhasilan ini didukung oleh keunggulan dalam perlindungan spektrum luas dan dampak lingkungan yang rendah, sejalan dengan tren keberlanjutan di industri kecantikan. Menurut Ashley Lebbe, Wakil Presiden Penjualan Global, pelanggan telah lama menantikan inovasi seperti ini, dan PARSOL® Shield kini menjadi kunci untuk menghadirkan solusi tabir surya yang siap menghadapi kebutuhan konsumen masa depan.

Izin FDA ini semakin memperkuat komitmen dsm-firmenich dalam mendukung kesehatan kulit masyarakat melalui kolaborasi dengan lembaga seperti Skin Cancer Foundation dan inisiatif Destination Healthy Skin. Dengan pendekatan berbasis sains, keberlanjutan, dan regulasi ketat, perusahaan berharap dapat menjadi pemimpin dalam inovasi perlindungan kulit global, sekaligus membuka peluang baru bagi pengembang produk di seluruh dunia.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya