Selasa, 29 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Pelaku Pencurian Gigit Telinga Korban Hingga Robek di Jakarta Timur

Seorang perempuan menjadi korban pencurian dengan kekerasan di Jakarta Timur, di mana pelaku menggigit telinganya hingga robek saat berusaha kabur setelah mengambil uang Rp350.000.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 28 September 2026, 23.01 WITA·👁 2 orang membaca· 2 hari ini · 10x dibuka
Pelaku Pencurian Gigit Telinga Korban Hingga Robek di Jakarta Timur📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Seorang perempuan menjadi korban tindak pidana pencurian dengan kekerasan di sebuah rumah di Jalan Gandaria I, Kelurahan Pekayon, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur. Aksi tersebut terjadi pada hari Rabu, 24 September, saat korban sedang tidur. Pelaku masuk ke dalam rumah dengan mendorong pintu secara diam-diam, tanpa menimbulkan kegaduhan yang cukup mencolok.

Setelah berhasil masuk, pelaku mengambil uang tunai sebesar Rp350.000 dari tempat persembunyian korban. Namun, saat berencana kabur, korban tiba-tiba terbangun dan menangis meminta tolong. Dalam kepanikan, pelaku langsung membekap mulut korban, yang kemudian menimbulkan reaksi berlebihan hingga menggigit bagian telinga korban hingga mengalami luka robek.

Kasie Humas Polres Metro Jakarta Timur, AKP Made Budi, mengungkapkan bahwa pelaku melakukan tindakan kekerasan dengan sengaja untuk menghentikan korban berteriak. “Pelaku membekap mulut dan langsung menggigit telinga korban hingga putus,” ujar Made dalam keterangan resmi pada Senin, 28 September. Ia menegaskan bahwa korban mengalami luka serius pada daun telinga dan saat ini sedang dalam proses penanganan medis.

Petugas kepolisian kini tengah melakukan penyelidikan intensif untuk mengidentifikasi pelaku. Proses lidik sedang berlangsung, termasuk pemeriksaan saksi, analisis rekaman CCTV, dan pengumpulan bukti-bukti lainnya. Polisi menyatakan bahwa kasus ini telah didaftarkan dan akan ditindaklanjuti sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya