Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Pemda Berprestasi 2026 Dorong Kesejahteraan Melalui Pelayanan Prima

Penghargaan Pemda Berprestasi 2026 Batch II di Balikpapan diharapkan memacu kepala daerah memprioritaskan kesejahteraan masyarakat melalui layanan publik yang efektif.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 16.43 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Pemda Berprestasi 2026 Dorong Kesejahteraan Melalui Pelayanan Prima
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Penghargaan Pemda Berprestasi Tahun 2026 Batch II yang diselenggarakan di Balikpapan hari ini, pukul 19.00 Wita, menjadi momentum strategis bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Wakil Rektor Bidang Administrasi IPDN, Arief M Edie, menegaskan bahwa tujuan utama dari apresiasi ini bukan sekadar memberi penghargaan, melainkan mendorong perbaikan berkelanjutan dalam kesejahteraan rakyat. Ia menekankan bahwa kepala daerah harus menjadikan kesejahteraan warga sebagai prioritas utama dalam setiap kebijakan.

Arief menyoroti bahwa pemerintah daerah perlu memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui layanan dasar yang merata dan berkualitas. Indikator penilaian penghargaan mencakup aspek kunci seperti akses pendidikan, layanan kesehatan, pengelolaan sampah, serta penyediaan perumahan layak. Ia menekankan pentingnya kehadiran negara yang terasa langsung di tingkat bawah, bukan hanya dalam bentuk kebijakan, tetapi juga hasil konkret yang dirasakan warga sehari-hari.

Acara yang digelar di Hotel Platinum ini dihadiri oleh para kepala daerah dari seluruh wilayah Kalimantan, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, serta Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Menurut Arief, kolaborasi antarkementerian dan lembaga terkait menjadi kunci untuk mewujudkan kesejahteraan nasional yang merata. Ia menegaskan bahwa penghargaan ini bukan sekadar simbol, melainkan alat pemicu perubahan untuk daerah lain yang ingin mengikuti jejak yang baik.

Dengan fokus pada peningkatan kualitas pelayanan dan kesejahteraan masyarakat, ajang ini diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi seluruh pemerintah daerah di Indonesia. Arief menekankan bahwa trofi yang diterima bukan tujuan akhir, melainkan stimulus untuk terus berinovasi dan berkomitmen dalam melayani rakyat.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya