Pemerintah Siapkan Lahan 1–2 Juta Hektare untuk Etanol
Pemerintah menyiapkan 1–2 juta hektare lahan untuk produksi etanol berbahan baku singkong, tebu, dan jagung guna mendukung target swasembada energi hingga 2029.
Redaksi iNarasikita·Senin, 21 September 2026, 15.25 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 6x dibuka
📷 SindonewsKendari, ıNarasikita - Pemerintah menetapkan langkah strategis dalam memperkuat ketahanan energi nasional dengan menyiapkan area lahan seluas 1 hingga 2 juta hektare untuk pengembangan produksi etanol. Langkah ini menjadi bagian dari upaya mencapai target swasembada bahan bakar campuran E20 pada tahun 2029, dengan fokus pada tiga komoditas utama: singkong, tebu, dan jagung. Penyediaan lahan ini diharapkan mendorong ekspansi industri bioenergi secara merata di berbagai wilayah Indonesia.
Kementerian Pertanian memimpin koordinasi pengembangan program tersebut melalui konsolidasi lahan bersama pemerintah daerah. Menteri Pertanian menyatakan bahwa setelah sektor pangan dan protein telah dikelola secara optimal, fokus kini beralih ke etanol sebagai komoditas strategis baru. Ia menegaskan bahwa pemerintah akan membangun pabrik etanol secara masif di seluruh wilayah, dengan dukungan infrastruktur dan alat mesin pertanian yang disiapkan secara bertahap.
Sebanyak 44 bupati telah menyatakan dukungan terhadap program ini, menandai komitmen luas dari pemerintah daerah. Sebagai uji coba awal, pemerintah akan memberikan dukungan pengembangan lahan jagung seluas 1.000 hektare per daerah yang terlibat. Hasil produksi dari lahan uji coba ini akan menjadi acuan untuk ekspansi lebih lanjut. Jika produktivitas tinggi dan hasilnya memuaskan, alokasi lahan akan ditingkatkan mulai Januari tahun depan.
Dukungan berupa bantuan alat pertanian dan peningkatan kapasitas produksi juga akan diberikan secara bertahap. Keputusan penambahan luasan lahan dan fasilitas produksi akan ditentukan berdasarkan kinerja nyata dari setiap wilayah dalam menjalankan program. Pendekatan ini dirancang untuk memastikan keberlanjutan, efisiensi, dan optimalisasi sumber daya yang tersedia.
Tujuan akhir dari kebijakan ini adalah menciptakan sistem energi berkelanjutan yang mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, sekaligus memberdayakan sektor pertanian dan ekonomi lokal. Dengan pendekatan terpadu antara pertanian, industri, dan kebijakan energi, pemerintah menegaskan komitmennya dalam mewujudkan ketahanan energi nasional berbasis sumber daya alam dalam negeri.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Harga Beras Diproyeksikan Turun Pekan Ini
Menteri Pertanian menegaskan harga beras akan turun dalam pekan ini berkat peningkatan pasokan dan penertiban beras fortifikasi yang tidak sesuai standar.
21 September 2026

Pemerintah Siapkan E50-B50 untuk Hemat Devisa Rp500 Triliun Tahunan
Penerapan bahan bakar nabati E50 dan B50 ditargetkan menghemat devisa hingga Rp500 triliun per tahun melalui pengurangan impor energi.
21 September 2026

Prabowo Sebut Kritikus "Goblok", Pakar Soroti Tanda Otoritarianisme
Presiden Prabowo menyebut para pakar dan akademisi yang mengkritiknya sebagai "goblok", pernyataan yang dikhawatirkan memperburuk budaya kritis dan memperkuat dominasi kekuasaan.
21 September 2026

Trump Cabut Akses Jurnalis, AS Setujui Penjualan F-35 ke Saudi
Pemerintahan Trump mencabut akses media ke Gedung Putih terhadap tiga outlet, sementara AS setujui penjualan jet F-35 bernilai miliaran dolar ke Arab Saudi, memicu protes dari Israel dan Iran tetapkan syarat untuk perundingan terkait Selat Hormuz.
21 September 2026
Berita Lainnya

Kemenkeu Tunda Pembayaran Cicilan Rp37 Triliun ke Kopdes Merah Putih
Senin, 21 September 2026, 23.18 WITA

Saham BYAN Melemah Meski RKAB Anak Usaha Disetujui
Senin, 21 September 2026, 23.17 WITA

BEI Turunkan Harga Saham Minimum Jadi Rp1 Mulai 28 September
Senin, 21 September 2026, 23.17 WITA

Romy Bareno Resmi Jadi Komisaris Independen InJourney Airports
Senin, 21 September 2026, 23.17 WITA

Prabowo Dorong Bensin dari Batu Bara untuk Kemandirian Energi
Senin, 21 September 2026, 23.17 WITA

BYOND by BSI Perkenalkan Fitur Infaq Otomatis Terjadwal
Senin, 21 September 2026, 23.16 WITA

Dokumenter 'Skenario Sang Jenderal' Ungkap Rekayasa Pembunuhan Brigadir J
Senin, 21 September 2026, 23.12 WITA

Prancis vs Spanyol: Duel Taktik dan Kualitas di Semifinal Dunia 2026
Senin, 21 September 2026, 23.11 WITA

