Pemindahan Payroll ASN ke Himbara Dorong Reformasi BPD
Pemindahan dana payroll ASN dari Bank Pembangunan Daerah (BPD) ke bank Himbara berpotensi mengubah struktur pendanaan daerah, namun LPS menilai hal ini bisa menjadi momentum perbaikan kompetitif bagi BPD jika dilakukan secara bertahap.
Redaksi iNarasikita·Senin, 7 September 2026, 11.33 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Pemindahan dana payroll aparatur sipil negara (ASN) dari Bank Pembangunan Daerah (BPD) ke bank-bank milik negara (Himbara) menjadi langkah strategis yang berdampak signifikan terhadap stabilitas pendanaan daerah. Menurut anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Doddy Zulverdi, peralihan ini bisa mengurangi ketergantungan BPD terhadap sumber dana dari ASN, yang selama ini menjadi tulang punggung likuiditas mereka. Namun, dampak tersebut tidak serta-merta mengancam kesehatan perbankan daerah jika prosesnya disiapkan secara matang.
Doddy menegaskan bahwa kebijakan ini bukan sekadar pengalihan dana, melainkan peluang transformasi struktural bagi BPD. Dengan tidak lagi mengandalkan satu sumber pendanaan, bank daerah diharapkan lebih kreatif dalam menarik simpanan dari sektor non-ASN. Hal ini mencakup peningkatan kualitas layanan, penerapan insentif menarik, serta pengembangan produk keuangan yang sesuai kebutuhan masyarakat lokal. Ia menekankan pentingnya BPD memperluas basis nasabah untuk menciptakan pendanaan yang lebih sehat dan berkelanjutan.
Meski likuiditas BPD diproyeksikan akan berpindah seiring alih payroll, Doddy menilai kondisi tersebut tidak membahayakan kesehatan perbankan daerah. Pasalnya, BPD memiliki aset likuid seperti Surat Berharga Negara (SBN) dan simpanan di bank lain sebagai penyangga. Dengan demikian, peralihan dana tidak otomatis menyebabkan krisis likuiditas, selama manajemen risiko dan strategi penyesuaian dilakukan secara proaktif.
LPS menekankan bahwa kebijakan ini harus diterapkan secara bertahap, bukan secara mendadak. Proses yang terencana memungkinkan BPD menyesuaikan strategi bisnis, memperkuat infrastruktur operasional, serta memperbaiki daya saing di tengah persaingan dengan lembaga perbankan lain. Menurut Doddy, pemerintah juga perlu mempertimbangkan kondisi berbeda antar-BPD, karena tingkat ketergantungan terhadap dana ASN bervariasi di tiap daerah.
Tujuan akhir dari kebijakan ini adalah memastikan BPD tetap menjadi lembaga pembiayaan strategis yang mampu mendukung pertumbuhan ekonomi daerah tanpa tergantung pada satu sumber dana. Dengan perubahan struktural yang sehat, BPD diharapkan mampu beroperasi secara mandiri, berkelanjutan, dan tetap menjaga stabilitas sistem perbankan nasional.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Perusahaan robotika AiMoga, kolaborator strategis Chery, telah mengirim lebih dari 2.000 unit robot ke lebih dari 60 negara secara kumulatif, dengan fokus ekspansi di Asia Tenggara, Timur Tengah, Eropa, Afrika, dan Amerika Latin.
8 September 2026

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Gangguan penerbangan akibat sebaran abu vulkanik berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi hingga Rp100 miliar jika berlangsung lebih dari lima hari tanpa respons cepat dari semua pihak terkait.
8 September 2026

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Pemerintah menargetkan pencampuran etanol 20% dalam bensin (E20) mulai berlaku di seluruh Indonesia pada 2028, didukung percepatan pembangunan pabrik dan kebijakan tanpa cukai untuk bioetanol.
8 September 2026

Anggaran Cost Recovery Naik, Produksi Migas Turun: Mekeng Minta Transparansi
Ketua Komisi XII DPR mempertanyakan kenaikan cost recovery yang tak sejalan dengan penurunan produksi migas nasional, menekankan perlunya transparansi dan akuntabilitas atas penggunaan uang negara.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Cukai Bioetanol Dihapus, Ekspektasi Bensin Hijau Capai E20 2028
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Potensi Ekonomi Syariah Capai Rp 343 Triliun
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Pemerintah Percepat Penyaluran B50, Targetkan 16,8 Juta KL di 2026
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA


