Pemkot Kendari Perluas Tracing TBC dengan Pemeriksaan Gratis di Alolama
Pemerintah Kota Kendari kembali gelar kegiatan tracing dan pemeriksaan kesehatan gratis di wilayah Alolama untuk deteksi dini tuberkulosis.
Redaksi iNarasikita·Senin, 7 September 2026, 15.21 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Pemerintah Kota Kendari terus memperkuat upaya pencegahan dan penanganan tuberkulosis (TBC) melalui pendekatan komprehensif di tingkat masyarakat. Kegiatan terbaru dilakukan dengan menyelenggarakan pencarian kasus aktif dan pemeriksaan kesehatan gratis di kawasan Alolama, salah satu titik padat penduduk di kota setempat. Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi integrasi layanan kesehatan yang melibatkan tenaga medis dan petugas kesehatan masyarakat.
Tim dari Dinas Kesehatan Kota Kendari melakukan pendekatan langsung ke rumah warga untuk mendeteksi gejala TBC secara dini. Mereka memfokuskan pada kelompok rentan seperti lansia, pekerja harian, dan penghuni permukiman padat. Hasil pemeriksaan langsung diproses dengan alat sederhana seperti tes batuk dan pengecekan gejala, sambil memberikan edukasi pentingnya konsultasi medis segera jika ada gejala persisten.
Sebanyak 156 warga telah dilakukan penapisan dalam satu hari kegiatan, dengan empat kasus dicurigai positif TBC yang segera dirujuk ke fasilitas kesehatan rujukan. Pemerintah menegaskan bahwa program ini tidak hanya bertujuan deteksi dini, tetapi juga membangun kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan publik. Kegiatan rutin ini dijadwalkan berlangsung setiap bulan di wilayah strategis lainnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Kendari menyampaikan bahwa kolaborasi antara pemerintah, petugas lapangan, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program. “Kami ingin warga tidak takut datang ke fasilitas kesehatan. Pemeriksaan gratis dan tanpa biaya adalah bentuk komitmen kami untuk memastikan setiap kasus bisa terdeteksi sejak dini,” ujar dia. Tujuan utama tetap menjaga angka kematian akibat TBC tetap rendah dan mewujudkan kota bebas TBC dalam lima tahun ke depan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Kebakaran Landa Dua Rumah di Wakontu Akibat Kompor Tak Dimatikan
Kebakaran hebat terjadi di Desa Wakontu, Muna Barat, menyebabkan dua rumah hangus karena kompor gas ditinggalkan menyala setelah memasak.
8 September 2026

Kejati Sultra Periksa Aktivitas Tambang di Pulau Pulau
Kejati Sultra menyatakan akan memverifikasi laporan aktivitas tambang nikel di Pulau Pulau, termasuk Pulau Wowoni, sebelum menentukan langkah hukum.
8 September 2026

Pencegahan Kerusakan Smartphone Akibat Abu Vulkanik
Pengguna perangkat elektronik diminta segera membersihkan smartphone setelah terpapar abu vulkanik untuk mencegah kerusakan permanen akibat partikel tajam dan risiko korsleting.
8 September 2026

Rektor Lantik 16 Pejabat Fungsional di UIN Kendari
Rektor Universitas Islam Negeri Kendari melantik 16 pejabat fungsional dengan tujuan memperkuat tata kelola dan pelayanan akademik di lingkungan kampus.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA


