Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Pemkot Kendari Perluas Tracing TBC dengan Pemeriksaan Gratis di Alolama

Pemerintah Kota Kendari kembali gelar kegiatan tracing dan pemeriksaan kesehatan gratis di wilayah Alolama untuk deteksi dini tuberkulosis.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 7 September 2026, 15.21 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Pemkot Kendari Perluas Tracing TBC dengan Pemeriksaan Gratis di Alolama
Foto: Foto: Bahdin

Kendari, ıNarasikita - Pemerintah Kota Kendari terus memperkuat upaya pencegahan dan penanganan tuberkulosis (TBC) melalui pendekatan komprehensif di tingkat masyarakat. Kegiatan terbaru dilakukan dengan menyelenggarakan pencarian kasus aktif dan pemeriksaan kesehatan gratis di kawasan Alolama, salah satu titik padat penduduk di kota setempat. Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi integrasi layanan kesehatan yang melibatkan tenaga medis dan petugas kesehatan masyarakat.

Tim dari Dinas Kesehatan Kota Kendari melakukan pendekatan langsung ke rumah warga untuk mendeteksi gejala TBC secara dini. Mereka memfokuskan pada kelompok rentan seperti lansia, pekerja harian, dan penghuni permukiman padat. Hasil pemeriksaan langsung diproses dengan alat sederhana seperti tes batuk dan pengecekan gejala, sambil memberikan edukasi pentingnya konsultasi medis segera jika ada gejala persisten.

Sebanyak 156 warga telah dilakukan penapisan dalam satu hari kegiatan, dengan empat kasus dicurigai positif TBC yang segera dirujuk ke fasilitas kesehatan rujukan. Pemerintah menegaskan bahwa program ini tidak hanya bertujuan deteksi dini, tetapi juga membangun kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan publik. Kegiatan rutin ini dijadwalkan berlangsung setiap bulan di wilayah strategis lainnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Kendari menyampaikan bahwa kolaborasi antara pemerintah, petugas lapangan, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program. “Kami ingin warga tidak takut datang ke fasilitas kesehatan. Pemeriksaan gratis dan tanpa biaya adalah bentuk komitmen kami untuk memastikan setiap kasus bisa terdeteksi sejak dini,” ujar dia. Tujuan utama tetap menjaga angka kematian akibat TBC tetap rendah dan mewujudkan kota bebas TBC dalam lima tahun ke depan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya