Pemkot Solo Siapkan Water Bombing Atasi Kebakaran TPA Putri Cempo
Wali Kota Solo mempertimbangkan bantuan water bombing untuk mempercepat pemadaman kebakaran di TPA Putri Cempo yang masih membakar hingga Kamis sore.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 00.41 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Kebakaran yang melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo, Solo, masih belum mereda hingga Kamis (3/9) sore. Api yang berasal dari area sampah terus menjalar, memicu kekhawatiran atas potensi penyebaran asap ke permukiman sekitar. Menyikapi kondisi tersebut, Wali Kota Solo, Respati Ardi, menyatakan kesiapan pemerintah kota untuk mengajukan bantuan penyiraman dari udara guna mempercepat proses pemadaman.
Upaya penanganan dilakukan secara kolaboratif oleh petugas pemadam kebakaran dari Soloraya, TNI, dan Polri yang terus berjibaku di lokasi kejadian. Respati menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah mencegah perluasan api dengan melakukan penyekatan secara ketat. Ia juga menyampaikan bahwa koordinasi intensif telah dilakukan dengan Kementerian Lingkungan Hidup serta pihak provinsi untuk mengevaluasi skenario penanganan lebih lanjut.
Jika situasi tidak membaik hingga malam hari, pemerintah kota akan segera melakukan kajian untuk mengajukan bantuan air dari udara. Langkah ini dipandang perlu untuk menekan laju api yang sulit dipadamkan akibat sifat bahan bakar yang bersifat organik dan mudah terbakar. Penanganan darurat juga mencakup aspek kesehatan masyarakat, terutama dampak asap terhadap pernapasan.
Dinas Kesehatan Kota Solo telah menyiagakan tabung oksigen dan membagikan masker kepada warga terdampak. Selain itu, proses evakuasi warga yang tinggal di zona dekat TPA dilakukan secara terkoordinasi dan berjalan dengan baik. Kebakaran tersebut bermula pada Rabu (2/9) malam dan hingga kini masih menjadi perhatian serius pemerintah daerah.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Indonesia Pionir B50, Eropa dan Jepang Pelajari Skema Suksesnya
Indonesia menjadi negara pertama di dunia yang menerapkan campuran solar B50, memicu minat belajar dari Jepang hingga negara Eropa terkait implementasi dan regulasinya.
9 September 2026

48 Jam Listrik Padam, Warga Gambia Aksi Massal Tuntut Presiden Mundur
Pemadaman listrik berkepanjangan selama 48 jam di Gambia memicu unjuk rasa besar-besaran di Banjul dan daerah lain, dengan massa menuntut presiden Adama Barrow mundur, sementara pihak berwenang mengaku penyebabnya adalah lonjakan beban dan gangguan teknis.
9 September 2026

Warga Bantaran Rel Senen Diberi Hunian Sementara oleh Pemerintah
Ratusan warga eks bantaran rel Senen kini tinggal di hunian sementara yang disediakan pemerintah, menandai realisasi program relokasi dan penataan kawasan.
9 September 2026

Pemerintah Siapkan Rp17 T untuk Bansos Beras Hingga Akhir 2026
Pemerintah menyiapkan anggaran Rp17 triliun untuk penyaluran bantuan beras 30 kg per keluarga penerima hingga akhir 2026, dengan distribusi secara rutin dan terkonsentrasi.
9 September 2026
Berita Lainnya

Abu Vulkanik Anak Krakatau Picu Iritasi Kulit, Ini Penjelasannya
Rabu, 9 September 2026, 07.45 WITA

Dua Masker Lebih Efektif? Ini Penjelasan Dokter Paru
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Perlindungan Anabul Saat Hujan Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Lima Langkah Tangani Paparan Abu Vulkanik Secara Aman
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

Paparan Abu Vulkanik dan Risiko Silikosis, Ini Penjelasan Ahli
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

PAG Disejajarkan Singapura sebagai Pusat LNG Asia
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Bandara Soekarno-Hatta dan Lokasi Lain Segera Beroperasi Kembali
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Data Ekonomi India Dikritik, Mantan Pejabat Sebut Manipulasi Sistemik
Rabu, 9 September 2026, 07.34 WITA


