Pemprov DKI Periksa 26.247 Pendaftar KJP untuk Pastikan Kelayakan
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan verifikasi ulang terhadap 26.247 pendaftar Kartu Jakarta Pintar guna memastikan kelayakan penerima berdasarkan profil kekayaan dan kriteria sosial ekonomi.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 5 September 2026, 11.47 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan pemeriksaan ulang terhadap 26.247 calon penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) Tahap II Gelombang I. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa bantuan sosial tepat sasaran dan tidak menimbulkan tumpang tindih atau penyalahgunaan. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa rechecking dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga transparansi dan akuntabilitas program.
Pemeriksaan berfokus pada data profil kekayaan yang ditemukan tidak sesuai kriteria penerima. Beberapa indikator yang menjadi perhatian antara lain kepemilikan mobil roda empat, nilai pajak bumi dan bangunan (PBB) rumah melebihi Rp1 miliar, serta adanya anggota keluarga yang berstatus sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Data tersebut diidentifikasi melalui pemadanan sistem dan perlu klarifikasi langsung dari pendaftar.
Hasil verifikasi akan menentukan kelanjutan proses pendaftaran. Jika data terbukti sesuai dengan aturan, pendaftar akan diproses lebih lanjut. Pramono menegaskan prinsip bahwa keluarga berkecukupan harus mampu menanggung sendiri biaya pendidikan, sementara keluarga rentan, khususnya dari desil 1 hingga 5, tetap mendapat kesempatan tanpa pengecualian.
Secara keseluruhan, sebanyak 661.209 siswa dan mahasiswa diperkirakan akan menerima KJP dalam tahap ini. Selain 600 ribu penerima yang telah diverifikasi, masih terdapat dua kelompok yang perlu ditindaklanjuti: 26.247 pendaftar dengan data yang perlu klarifikasi dan 40.166 pendaftar yang berhak tetapi belum menyelesaikan proses administrasi. Dinas Pendidikan DKI telah diperintahkan untuk melakukan pendekatan langsung terhadap kelompok kedua.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pemerintah Percepat Penyaluran B50, Targetkan 16,8 Juta KL di 2026
Pemerintah menargetkan penyaluran biodiesel B50 mencapai 16,8 juta kilo liter pada 2026 sebagai bagian dari strategi pengurangan impor dan penguatan sektor energi nasional.
8 September 2026

Gaji Perdana Menteri Singapura Naik, Seluruh Kenaikan Disumbangkan
Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong menyatakan akan menyumbangkan seluruh kenaikan gaji selama lima tahun ke depan untuk kegiatan sosial, meski gaji tetap diterima sesuai aturan resmi.
8 September 2026

Penutupan 7 Bandara Diperpanjang Akibat Abu Vulkanik Anak Krakatau
Penutupan operasional tujuh bandara di sekitar Anak Krakatau diperpanjang hingga 7 September pukul 23.59 WIB demi menjamin keselamatan penerbangan.
8 September 2026

90 Persen SPBU Sudah Salurkan B50, Pemerintah Tegaskan Langkah Menuju Kemandirian Energi
Sebanyak 90 persen stasiun pengisian bahan bakar umum di Indonesia telah mulai menjual biodiesel B50, seiring percepatan program kemandirian energi nasional yang dimulai sejak 2018.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA


