Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Pengambilalihan Utang Whoosh Segera Resmi di Tangan Kemenkeu

Pengambilalihan utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung oleh Kementerian Keuangan dipastikan rampung pada pekan ketiga September, setelah proses penyelesaian selesai melalui koordinasi antarlembaga.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 8 September 2026, 15.32 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Pengambilalihan Utang Whoosh Segera Resmi di Tangan Kemenkeu
Foto: CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Proses pengalihan tanggung jawab pengelolaan utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung, atau Whoosh, ke Kementerian Keuangan akan segera diumumkan dalam waktu dekat. Kepastian ini disampaikan oleh Kepala Badan Pengatur BUMN sekaligus COO BPI Danantara, Dony Oskaria, yang menyatakan bahwa kesepakatan telah dicapai bersama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Ia menegaskan bahwa tahapan teknis telah selesai, tinggal menunggu pengumuman resmi.

Dony memperkirakan pengumuman resmi akan dilakukan pada minggu kedua atau ketiga September 2026. Ia menjelaskan bahwa dokumen terkait masih dalam proses finalisasi, namun tidak merinci rincian teknis atau struktur pengelolaan utang. Ia mengarahkan media untuk mengonfirmasi lebih lanjut kepada Menteri Keuangan, yang menegaskan bahwa penyelesaian rencana pengalihan ditargetkan rampung pada pertengahan bulan ini.

Meski belum dapat mengungkapkan identitas badan hukum yang akan menangani utang tersebut, Purbaya menyatakan bahwa dua Badan Layanan Umum (BLU) atau Special Mission Vehicle (SMV) di bawah kewenangan Kemenkeu telah dipersiapkan secara matang. Kedua entitas ini siap beroperasi sebagai pengelola utang, namun detail mengenai peran dan struktur kerja mereka belum bisa diungkapkan karena masih dalam tahap pembahasan internal.

Pembahasan skema penyelesaian utang tetap berjalan intensif, meskipun belum siap untuk diumumkan secara publik. Purbaya menegaskan bahwa semua komponen pendukung telah siap, termasuk dokumen hukum, mekanisme pengelolaan, dan kapasitas teknis. Tujuan utamanya adalah memastikan transparansi, akuntabilitas, dan keberlanjutan pengelolaan utang proyek strategis nasional.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya