Penindakan Tegas Terhadap Pelanggaran BBM Subsidi di Sumbar
Pertamina menindak 31 SPBU di Sumatera Barat hingga Agustus 2026 akibat pelanggaran penyaluran BBM subsidi, termasuk penggunaan QR Code tidak sesuai dan pengisian ke kendaraan tidak berhak.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 5 September 2026, 22.25 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Pertamina Patra Niaga mengambil langkah tegas terhadap pengelola Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, terkait pelanggaran dalam penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Temuan lapangan menunjukkan adanya praktik tidak sesuai ketentuan, seperti pengisian BBM subsidi ke kendaraan yang tidak berhak, penggunaan kode QR yang tidak sesuai dengan kendaraan, serta pengulangan transaksi melalui kode yang sama. Penindakan dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan mendalam dan sesuai peraturan yang berlaku.
Sejak Januari hingga Agustus 2026, sebanyak 31 SPBU di wilayah Sumatera Barat telah menjalani pembinaan atau dikenai sanksi karena berbagai pelanggaran dalam proses penyaluran. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menjamin distribusi BBM subsidi tepat sasaran dan melindungi hak masyarakat yang berhak menerima subsidi. Pengawasan dilakukan secara berkelanjutan dan melibatkan koordinasi dengan pihak kepolisian dan pemerintah daerah untuk memperkuat tindaklanjut.
Untuk memperkuat tata kelola operasional SPBU, Pertamina menerapkan Kerja Sama Operasi (KSO) di tiga lokasi di Sumatera Barat, termasuk dua SPBU yang telah berjalan dan satu lainnya dalam proses implementasi. KSO ini merupakan hasil evaluasi menyeluruh dari hasil pengawasan dan menjadi bagian dari upaya perbaikan sistemik. Dengan pendekatan ini, diharapkan standar operasional, ketaatan terhadap aturan, serta kualitas layanan dapat terus meningkat.
Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga menegaskan bahwa penindakan bukan akhir dari proses, melainkan bagian dari siklus evaluasi dan perbaikan berkelanjutan. Ia menekankan pentingnya menjaga keberlanjutan pelayanan publik sambil memastikan tidak ada penyimpangan yang merugikan masyarakat. Perusahaan juga mengajak masyarakat untuk turut serta menjaga keadilan dengan menggunakan BBM secara bijak dan melaporkan dugaan penyalahgunaan melalui layanan pelanggan 135.
Pertamina menegaskan kembali komitmennya untuk memastikan penyaluran BBM subsidi berjalan secara akuntabel, transparan, dan berkelanjutan. Upaya ini dilakukan tanpa mengorbankan kualitas pelayanan kepada konsumen. Dengan pengawasan yang terukur dan kolaborasi dengan instansi terkait, perusahaan bertekad untuk menjaga kepercayaan publik serta memastikan subsidi tepat pada sasaran, tanpa mengurangi ketersediaan dan kenyamanan layanan di lapangan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Perusahaan robotika AiMoga, kolaborator strategis Chery, telah mengirim lebih dari 2.000 unit robot ke lebih dari 60 negara secara kumulatif, dengan fokus ekspansi di Asia Tenggara, Timur Tengah, Eropa, Afrika, dan Amerika Latin.
8 September 2026

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Gangguan penerbangan akibat sebaran abu vulkanik berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi hingga Rp100 miliar jika berlangsung lebih dari lima hari tanpa respons cepat dari semua pihak terkait.
8 September 2026

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Pemerintah menargetkan pencampuran etanol 20% dalam bensin (E20) mulai berlaku di seluruh Indonesia pada 2028, didukung percepatan pembangunan pabrik dan kebijakan tanpa cukai untuk bioetanol.
8 September 2026

Anggaran Cost Recovery Naik, Produksi Migas Turun: Mekeng Minta Transparansi
Ketua Komisi XII DPR mempertanyakan kenaikan cost recovery yang tak sejalan dengan penurunan produksi migas nasional, menekankan perlunya transparansi dan akuntabilitas atas penggunaan uang negara.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Cukai Bioetanol Dihapus, Ekspektasi Bensin Hijau Capai E20 2028
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Potensi Ekonomi Syariah Capai Rp 343 Triliun
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Pemerintah Percepat Penyaluran B50, Targetkan 16,8 Juta KL di 2026
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA


